Palembang, rakyatpembaruan.com-
Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Palembang terus memperluas pemanfaatan gas bumi di Sumatera Selatan. Pada tahun ini, PGN berencana menambah sambungan pelanggan baru di wilayah Kota Palembang guna meningkatkan layanan kepada masyarakat dan sektor usaha.
Area Head PGN Palembang, Braman Setyoko, mengatakan rencana penambahan sambungan tersebut saat ini masih dalam tahap pemetaan. Penentuan lokasi serta jumlah sambungan yang akan dibangun akan dibahas lebih lanjut melalui rapat koordinasi internal sebelum direalisasikan.
Hal tersebut disampaikan Braman dalam kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama media yang menjadi agenda rutin tahunan PGN Area Palembang. Kegiatan tersebut mengusung tema “Energi untuk Melangkah Penuh Harapan” dan digelar di The Alts Hotel Palembang, Rabu (04/03/2026).

Menurutnya, pengembangan jaringan gas akan difokuskan pada wilayah yang berada di sekitar jaringan pipa yang telah tersedia agar pembangunan dapat dilakukan secara lebih efektif.
“Penambahan sambungan biasanya diprioritaskan pada daerah yang berdekatan dengan jaringan pipa yang sudah ada, karena pembangunan jaringan gas tidak dapat langsung menjangkau wilayah yang belum memiliki infrastruktur,” ujar Braman.
Ia menjelaskan, pada tahun lalu PGN Palembang telah merealisasikan perluasan jaringan gas di sejumlah wilayah di Sumatera Selatan, khususnya di Kabupaten Musi Banyuasin dan Banyuasin.
Di Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin, PGN berhasil menambah sebanyak 1.624 sambungan pelanggan baru. Sementara di wilayah Sei Sedapat atau Kenten Laut, Banyuasin, tercatat sekitar 800 sambungan baru telah terpasang.
Penambahan tersebut mencakup pelanggan rumah tangga maupun sektor bisnis sebagai bagian dari upaya memperluas pemanfaatan energi gas bumi di daerah.
Selain memperluas jaringan pelanggan, PGN Palembang juga menyalurkan gas alam untuk mendukung operasional dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Gas tersebut digunakan untuk membantu proses memasak dalam penyediaan makanan bagi para penerima manfaat program pemerintah tersebut.
Braman menyebutkan, hingga saat ini terdapat 11 dapur MBG yang telah melayani PGN Palembang untuk kebutuhan gas alam. Dari jumlah tersebut, sembilan dapur menggunakan gas yang disalurkan langsung melalui jaringan pipa dengan meteran, sedangkan dua dapur lainnya menggunakan pasokan gas dalam bentuk Compressed Natural Gas (CNG).
Ia menambahkan, jumlah pelanggan dari sektor dapur MBG diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan berkembangnya program tersebut di berbagai daerah.
“Kemungkinan besar pelanggan dari dapur MBG akan bertambah karena program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah,” tutupnya.
