Jambi, rakyatpembaruan.com –
Suasana halaman TVRI Jambi tampak berbeda sejak pagi hari. Di bawah deretan tenda berwarna biru bergambar UMKM Binaan Rumah BUMN Jambi, aroma aneka kuliner tradisional bercampur dengan gelak tawa masyarakat memadati lokasi. Di tengah euforia menyambut Piala Dunia FIFA 2026, semangat kebersamaan tidak hanya terasa di lapangan permainan, tetapi juga di sudut-sudut lapak usaha milik pelaku UMKM Rumah BUMN Jambi yang merupakan mitra binaan PLN UID S2JB (6/4/2026).
Sejak matahari belum terlalu tinggi, para pelaku usaha sudah bersiap melayani pengunjung yang datang untuk mengikuti senam pagi dan berbagai permainan bertema sepak bola dalam kegiatan “Semarak Bola Gembira M menjelang Piala Dunia”. Di salah satu sudut tenda, seorang pelaku usaha tampak sibuk merapikan wadah minuman berwarna-warni, sementara di meja sebelahnya, aneka camilan tersusun rapi menunggu pembeli pertama. Tidak lama kemudian, satu-per satu pengunjung berdatangan. Pengunjung yang usai mengikuti senam pagi langsung memuat lapak-lapak kuliner, menciptakan sensasi ekonomi yang terasa nyata bagi para pelaku UMKM.
Kehadiran UMKM binaan Rumah BUMN Jambi dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata bagaimana program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang diinisiasi oleh PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) mampu membuka ruang promosi dan memperluas pasar bagi pelaku usaha lokal. Berbagai produk unggulan seperti pempek autentik, camilan ringan, minuman segar, hingga dimsum hangat ludes terjual dalam waktu singkat, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk lokal yang berkualitas.

Sebanyak tujuh binaan UMKM ikut ambil bagian dalam kegiatan ini, di antaranya Pempek Sibunda, Jkov (Zeus), Yeni Snack, Madu CLB, Miss Dimsum, Tekwan Nyonyot, dan Ragit Kari. Bagi para pelaku usaha tersebut, kesempatan hadir di tengah keramaian masyarakat bukan sekadar berjualan, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan produk kepada pelanggan baru. Beberapa di antaranya bahkan mengaku mendapatkan pelanggan tetap setelah mengikuti berbagai kegiatan yang difasilitasi Rumah BUMN Jambi Binaan PLN UID S2JB.
General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, menegaskan bahwa pembinaan UMKM melalui Rumah BUMN Jambi merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
“Melalui Rumah BUMN Jambi Binaan PLN UID S2JB, kami ingin memastikan para pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga kesempatan nyata untuk memasarkan produknya. Kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi UMKM untuk bertemu langsung dengan masyarakat, memperluas pasar, sekaligus meningkatkan omzet mereka,” ujar Adhi.
Senada dengan hal tersebut, CEO Rumah BUMN Jambi, Deko Sanjaya, menyampaikan bahwa momentum kegiatan yang melibatkan masyarakat luas seperti “Semarak Bola Gembira” menjadi sarana efektif untuk memperkuat daya saing binaan UMKM.
“Kami melihat antusiasme pengunjung sangat tinggi, dan ini menjadi peluang besar bagi UMKM binaan untuk memperkenalkan produk mereka secara langsung. Dukungan dari PLN UID S2JB sebagai pembina memberikan kepercayaan diri bagi para pelaku usaha untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ungkap Deko.
Melalui pendekatan yang menggabungkan hiburan, olahraga, dan pemberdayaan ekonomi, program TJSL yang dijalankan oleh PLN UID S2JB melalui Rumah BUMN Jambi terus menunjukkan peran strategisnya dalam mendorong pertumbuhan UMKM lokal. Kehadiran para pelaku usaha di tengah keramaian masyarakat bukan hanya menjadi pelengkap acara, melainkan simbol nyata bahwa pelatihan yang berkelanjutan mampu menghadirkan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini, Rumah BUMN Jambi Binaan PLN UID S2JB kembali menegaskan posisinya sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat yang inklusif. Di tengah riuhnya sorak sorai menyambut pesta sepak bola dunia, geliat UMKM binaan PLN UID S2JB juga menjadi bagian penting dari cerita keberhasilan pembangunan ekonomi lokal yang berdaya saing dan berkelanjutan.
