
Ogan Ilir, rakyatpembaruan.com-
Mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sriwijaya (UNSRI) melaksanakan program SEHATI (Sehat Bersama Hipertensi Aman Terkendali) di Desa Kota Daro II, Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (27/6/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Rumah Bidan Desa tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan serta pengendalian hipertensi.
Dosen pembimbing mahasiswa PBL FKM UNSRI, Fildzah Hashifah Taufiq, mengatakan bahwa kegiatan ini ditujukan kepada lanjut usia dan masyarakat dewasa sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta perilaku hidup sehat dalam mencegah dan mengendalikan hipertensi.

“Program ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Kesehatan dan Kesejahteraan) melalui upaya promotif dan preventif dalam pengendalian penyakit tidak menular di masyarakat,” Ujarnya.
Ia mengungkapkan, program SEHATI bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi, mendorong deteksi dini melalui pemeriksaan tekanan darah, serta mengedukasi pentingnya penerapan pola hidup sehat, termasuk aktivitas fisik yang teratur dan pola makan sesuai prinsip Diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension)” Katanya.
Ketua Kelompok PBL Desa Kota Daro II, Gesta Syahrul Syah, menjelaskan bahwa kegiatan dilakukan melalui metode penyuluhan, pemeriksaan tekanan darah, senam hipertensi, diskusi interaktif, serta evaluasi pengetahuan peserta sebagai upaya meningkatkan kesadaran dalam masyarakat menjaga kesehatan secara mandiri.
“Kegiatan diawali dengan registrasi peserta yang dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah (skrining) sebagai langkah deteksi dini untuk mengetahui kondisi tekanan darah masing-masing peserta,” Jelasnya.
Menurutnya, hasil pemeriksaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara rutin sehingga risiko risiko hipertensi dapat diketahui lebih awal dan penanganannya dapat dilakukan sesedini mungkin.
Setelah pemeriksaan kesehatan, peserta mengikuti senam hipertensi yang dipandu oleh mahasiswa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat menerapkan aktivitas fisik secara rutin sebagai salah satu cara sederhana dan efektif dalam membantu mengendalikan tekanan darah, menjaga kesehatan jantung, serta meningkatkan kebugaran tubuh.
Sebelum menyampaikan materi edukasi, peserta terlebih dahulu mengerjakan pretest untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal mengenai hipertensi. Setelah itu, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pengertian hipertensi, faktor risiko, gejala, komplikasi, serta langkah-langkah pencegahan dan pengendaliannya.
Selain itu, peserta juga memperoleh informasi mengenai Diet DASH, yaitu pola makan yang dianjurkan bagi penderita hipertensi dengan memperbanyak konsumsi buah, sayur, biji-bijian utuh, serta protein rendah lemak, dan membatasi konsumsi garam, makanan tinggi lemak jenuh, serta makanan olahan.
Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Peserta diberikan kesempatan untuk bertanya maupun berbagi pengalaman terkait hipertensi sehingga materi yang disampaikan menjadi lebih mudah dipahami dan sesuai dengan kondisi yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai bentuk evaluasi terhadap efektivitas pendidikan, peserta kemudian mengerjakan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan setelah mengikuti rangkaian kegiatan. Antusiasme peserta selama kegiatan juga diapresiasi melalui pembagian doorprize sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi peserta aktif selama kegiatan berlangsung.
Gesta berharap Program SEHATI dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran masyarakat Desa Kota Daro II terhadap pentingnya menjaga kesehatan secara berkelanjutan.
“Melalui pelaksanaan Program SEHATI, diharapkan masyarakat Desa Kota Daro II semakin memahami pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara rutin, menerapkan pola makan sehat melalui Diet DASH, meningkatkan aktivitas fisik, serta menjalankan gaya hidup sehat untuk mencegah dan mengendalikan hipertensi.
Dengan meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit tidak menular, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kesehatan masyarakat sekaligus mendukung tercapainya tujuan SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat,” Pungkasnya.
(adi/rp) (Ara_Humas)
