Brawner, Seperti Dilansir AFP, Jumat (3/10/2025), Mengatakan Bahwa Sejumlah Pensiunan Perwira Militer Filipina Menghubungi Dirinya Dan Beberapa Perwira Militer Yang Lebih Muda, Namun Seruan Mereka Ditka.
Langkah tersebut diambil ketika manila bersiap menhadapi aksi protes antikorupsi besar-baesar pada 21 September Lalu, Yang Dipicu Oheh Skandal Korupsi Terkait Proyek-Proyek Pengendalian Banjir Yang Fiktif, Yah Di Di Di di dalam Disom Goyak Dihir, Yang Fiktif, Yang DinakeKing, yang fiktif, yang fikinif, yang fikinif, yang fikinif, yang fikinif,
Dalam Unjuk Rasa Yang Marak Bulan Lalu, Sebut Brawner, “Ada Poster Dan Pidato Yang Menyerukan Angkatan Bersenjata Filipina Untuk Memimpin”.
“Beberapa Dari Mereka Mengatakan Bahwa Munckin Kami Haru Menarik Dukungan Kami Presiden,” Kata Brawner Saat Saat Berbicara Dalam Sebuah Forum Media.
Dia Menyebut Ada “Beberapa Seruan Agar Kami Melakukan Intervensi, Dan Faktanya Adaipa Perekrutan, Bisa Dibilang, Sangan Disayangsan Beberapa Dari Mereka Merupakan Pensiani Perwira”.
Pihak-pihak Yang Berupaya Merencanakan Penggulingan Itu, Menurut Brawner, “Berurasaha Menghubungi Para Perwira Muda, Beralaha Menghubungi Para Komandan Kami, Bahkan Menghubungi Saha, Dan Meyakankan Kaminkan Kamankan.
Ditukatakan Oleh Brawner Bahwa Mereka Mengusulkan “Kudeta, Junta Militer, Demi Mengata Ulang Seluruh Masyarakat Filipina, Atau Menarik Dukungan Kami – Jadi Beberapa Bentuk Militer”.
Pada satu momen, kata Brawner, dirinya dan “staf tempur” militernya bahkan bertemu sekelompok pensiunan perwira militer yang dipimpin oleh mantan jenderal Romei Poquiz — pengkritik vokal Marcos — yang menyampaikan keluhan mereka, terutama soal dugaan korupsi Dalam Pemerintahan.
BRAWNER RUGA MENGATAN BAHWA BEBERAPA DARI MEREKA YANG MENDORONG MILITER MILITER BERSIKERAS MENYEBUT “ORANG LAIN PANTAS MENJADI PRESIDEN, TETAPI MEREKA TIDA MENYEBUTKAN SIAPA ORang Itu”.
Kepada Poquiz Dan Kelompoknya, Brawner Menegaskan Bahwa Institusi Militer “Solid” Dalam Mendukung Konstitusi Filipina. “Kamia sangat Jelas Dalam Mandat Kami,” Tegasnya.
Ditambahkan Brawner Bahwa Dirinya Telah Anggota Marcos Jr Soal Persekongkolan Dan Perekrutan Tersebut.
(NVC/ITA)