Plaju, rakyatpembaruan.com –
Penguatan infrastruktur dan sistem pengendalian operasional menjadi fokus strategi dalam PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju menjaga kelancaran proses produksi dan distribusi energi. Penyelarasan ini dilakukan melalui diskusi intensif bersama Direktorat Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero) untuk memastikan setiap tantangan teknis dapat ditangani secara terukur dan terukur.
General Manager Kilang Pertamina Plaju, Khabibullah Khanafie, menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi ruang strategis untuk mengkomunikasikan berbagai kebutuhan dan penguatan infrastruktur kilang, sekaligus menguraikan langkah-langkah perbaikan berbasis kebutuhan lapangan.
“Diskusi ini mempermudah kami dalam menyampaikan tantangan yang ada, khususnya pada aspek infrastruktur logistik. Dengan pemahaman yang selaras, langkah penguatan dapat dirancang lebih tepat sasaran dan berdampak langsung pada kecerahan operasi,” ujar Khanafie.

Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero), Jafee Arizon Suardin, menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjalankan prinsip kinerja unggul yang mencakup 5 Zero sebagai standar operasional bersama di lingkungan Pertamina.
“Pencapaian kinerja tidak bisa lepas dari disiplin operasional dan sinergi lintas fungsi. Penyelarasan strategi infrastruktur dan logistik menjadi bagian penting untuk memastikan proses bisnis berjalan optimal,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa aspek HSSE, terutama keselamatan kerja, tetap menjadi perhatian utama dalam setiap proses penguatan operasional agar seluruh aktivitas berjalan dengan baik. Selain itu, kesiapan infrastruktur dan kedamaian sistem operasi juga menjadi elemen penting dalam mendukung pelaksanaan Satgas RAFI (Ramadhan dan Idul Fitri), guna memastikan pasokan dan produksi energi tetap terjaga dan berlangsung aman serta lancar.
Melalui penguatan infrastruktur, peningkatan sistem pengendalian, serta sinergi lintas fungsi yang solid, Kilang Pertamina Plaju terus membangun fondasi operasional yang semakin presisi dan andal. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memastikan energi tersalurkan secara aman, andal, dan mampu menopang kebutuhan energi nasional.(Adi/Rp)
