PALEMBANG, rakyatpembaruan.com —
National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Sumatera Selatan mempercepat program pelatihan atlet menuju Peparnas 2028 NTT–NTB dengan segera meluncurkan Pelatda berjalan (mandiri) sebagai bagian dari roadmap prestasi jangka menengah dan panjang.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinator, pelatih, dan karyawan NPCI Sumsel yang dipimpin langsung Ketua NPCI Sumsel Rian Yohwari didampingi Sekretaris Sudarmono di Sekretariat NPCI Sumsel, Minggu (22/2/2026).
Ketua NPCI Sumsel Rian Yohwari mengatakan, Pelatda berjalan menjadi langkah strategis agar proses pelatihan atlet tidak terputus dan tetap kompetitif sejak awal siklus persiapan.

“NPCI Sumsel memulai mengakhiri program Road to Peparnas 2028 melalui Pelatda berjalan. Ini bentuk keseriusan kami menjaga kesinambungan pelatihan, meningkatkan kualitas performa atlet, dan memastikan kesiapan sejak dini,” ujar Rian Yohwari didampingi Sekretaris NPCI Sumsel Sudarmono.
Launching Pelatda mandiri dilaksanakan pada Jumat, 13 Maret 2026 di Hotel Daira Palembang. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan buka bersama Ramadhan 1447 H serta silaturahim bersama atlet, pelatih, pengurus, pembina, dan para pemangku kepentingan pendukung olahraga disabilitas.
Momentum ini juga akan dimanfaatkan sebagai penguatan sinergi kelembagaan dan pemantapan sejumlah program strategis NPCI Sumsel tahun 2026, baik di bidang pelatihan, kompetisi, maupun peningkatan jam tanding atlet.
Selain program Pelatda berjalan, NPCI Sumsel juga menyiapkan agenda uji tanding internasional (test event) sebagai bagian dari jalur prestasi.
Cabang olahraga tenpin bowling direncanakan mengikuti test event di Thailand sekitar Mei 2026, serta para badminton pada periode Juli–Agustus 2026.
Di tingkat daerah, NPCI Sumsel memastikan kejuaraan Provinsi 2026 tetap digelar sekitar Juli sebagai wadah kompetisi, pemantauan performa, dan penjaringan potensi atlet. Upaya kolaborasi sponsor terus diupayakan, namun pelaksanaannya dipastikan tetap berjalan sebagai bagian dari kalender pelatihan.
NPCI Sumsel juga mendorong pengembangan cabang olahraga baru melalui Kejurnas Sambo Piala Gubernur Sumsel yang akan memuat kategori umum dan difabel. Keikutsertaan atlet difabel diarahkan sebagai bagian dari sosialisasi dan pembukaan peluang pengembangan cabang ke depan.
Melalui rangkaian program tersebut, NPCI Sumsel menargetkan pembinaan atlet berlangsung lebih progresif, terukur, dan berorientasi pada hasil, sehingga mampu memberikan kontribusi prestasi maksimal pada Peparnas 2028.
