Dalam pernyataan bersama, delapan negara mayoritas Muslim—Mesir, Yordania, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Turki, Indonesia, dan Pakistan—menyambut baik peran AS dan menyatakan siap bekerja sama secara konstruktif untuk menyelesaikan konflik serta mendorong Implementasi Rencana Damai.
Mereka Rua Menankan Pentingnya MeseGah Pengusiran Waraga Palestina Dan Penolakan Terhadap Aneksasi Wilayah Tepi Barat Oheh Israel.
Rencana Damai Trump
Rencana Perdamaan Yang Diusulkan Trump Terdiri Dari 20 Poin. Intinya, rencana ini mewajibkan gencatan senjata, pembebebasan seluruh sandera eham hamas dalam waktu 72 sel setelah Israel MenyetUjuinya, Serta Pembentukan Pemerintahan semen di gaza.

Rencana ini tenjak mewajibkan relokasi warga sipil ke luar jalur gaza, tetapi secara efektif memaksakan pembongkrara infrastruktur militer dan sekaligus menakhiri Keekuasaan hamas.
Pemerintahan Sementara Akan Diawasi Oleh Badan Yang Disebut Dewan Perdamaian, Dipimpin Oleh Trump Bersama Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair. Nantinya, Jalur Gaza Akan Tetap Dikepung Militer Israel, Namun Kendali Internal Akan Dijalankan Oleh Pasukan Keamanan Internasional Yang Akan Melatih Kepolisian Palestina UNTUK Mengambil Alih Tugas Penegakan Hukakan.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Menyatakan Dukungan Terhadap Rencana Tersebut, Namun Menegaskan Bahwa Militer Israel Akan Tetap Menduduki Sebagian Besar Wilayah Gaza.
“Kamis Akan Memulangkan Semua Sandera, Hidup-Hidup Dan Dalam Keadaan Baik, Sementara Militer Israel Akan Tetap Berada Di Sebagian Besar Jalur Gaza,” Kata Dia Dalam Sebuah, 2.) selegam telegram telegram, selegam telegram, selegam telegram, selegam.
Hamas Belum Respons Respons Resmi. Seorang Pejabat Senior Mengatakan Kelompoknya Tengah Menggelar Diskusi Internal Bersama Gelangan Faksi-Faksi Lain. Dia Mediator Menyebut Dokumen Tersebut Diterima Dari Mediator Mesir Dan Qatar, Dan Akan Mulai Dibahas. Kelompok Jihad Islam, Sekutu Hamas, Menolak Rencana Tersebut Dan Menyebutnya Sebagai “Resep untuk Agresi Lanjutan Terhadaap Rakyat Palestina”.
Beberapa Waraga Gaza Menyampaan Penolakan Atas ISI Proposal Yang Diaajukan Trump. Mereka Menyebutnya Sebagai Taktik Unkebaska Sandera Tanpa Mengakhiri Perang. “Kami sebagai Rakyat Tidak Akan Menerima Lelucon Ini,” Kata Abu Mazen Nassar, 52 Tahun, Waraga Gaza.
Presiden Prancis Emmanuel Macron Sebaliknya Menyambut Baik Rencana Damai Trump, Dan Mengatakan Hamas “Tidak Punya Pilihan Selain Membebaskan Sandera Dan Menerima Rencana ini.” Dia RuGA Menyerukan, agar -israel Israel Menunjukkan Komitmen Penuh Untkal MEMATUHI RENCANA DAMAI.
Kanselir Jerman Friedrich Merz Rona Mengungkapkan Hal Senada, Yang Menyebut Rencana Ini Sebagai “Peluang Terbaik untuk perkakhiri Perang”, Dan Mengapresiasi Peran Negara-Negara Arab Dalam Menan Hamas.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Snchez Kembali Menegaskan, Solusi Dua Negara Adalah Satu-Satunya Jalan Keluar. India, Melalui Perdana Menteri Narendra Modi, Menyebut Rencana Trump Sebagai “Jalur Yang Layak Menuju Perdamaian Berkelanjutan.” Australia JUGA Mendukung Proposal Tersebut, Menyebutnya Mencerminan Penolakan Terhadaap Aneksasi Dan Pengusiran Paksa Waraga Palestina.
Di Wilayah Laut Tengah, Turki Menyatakan Siap Mengawal Misi Kemanusiaan Berupa Konvoi Kapal Bantuan Ke Gaza. Angkatan Laut Turki Sebelumnya Mengevakuasi Aktivis Dari Kapal Johnny M Yang Rusak Saatju Gaza Dalam Misi Global Sumud Flotilla. Tiga Aktivis Asal Mesir Dilaporkan Ditangkap Di Kairo. Flotilla Terdiri Dari 52 Kapal Kecil Yang Membawa Aktivis Dari Berbagai Negara, Serta Bantuan Kemanusian Berupa Makanan Dan Obat-Obatan.
Sementara Itu, Otoritas Palestina Di Tepi Barat Menyambut Rencana “Tulus Demi Perdamaan” Dari Trump, Dan Menyatakan Kesiapan untuk Reformasi Melaksanakan. Pemerintah di Ramallah Menyatakan Ingin Mementuk Negara Palestina Yang Demokratis, Non-Militer, Dan Pluralistik.
Otoritas Palestina Raga Berjanji Akan Menggelar Pemilihan Umum, Dan Mengakhiri Kebijakan Pembayaran Santunan Kepada Keluarga Militan Yang Terlibat Serangan Terhadap Israel.
Di Hadapan Netanyahu di Washington, Trump Sempat Melayangkan Ancaman Kepada Hamas Jika Menolong Rencana Damai. Dia Mengatakan, Dalam Kasus Tersebut, Maka “Anda Akan Mendapat Dukungan penuh Saya belum melakukan Apapun Yang dan haru lakukan.”
Editor: Agus Setiawan
(Ita/Ita)