“Delange E1, Kami Akhirnya Mewujudkan apa yang telah dijanjikan Selama Berlahun-tahun,” Kata Smotrich Dilansir Reuters, Kamis (21/8/2025).
“Negara palestina saat ini sedang dihapi Dari Meja Perundingan, Slogan Bukan Delan, Tetapi Delan Tindakan,” Imbuhnya.
Rencana ini mendapat tentangan dari sejumlah pihak. PBB Bahkan Angkat Bicara Dan Menyatakan Keberatan Delangan Rencana Ini.
“Kami, Mengecam Keutusan Yang Dienis Hari Hari Ini UNTUK MEMPERLUAS Permukiman Ini, Yang … Akan Menitakiti Dua Negara. Kamie Menyerukan Kepada Pemerintah Israel, Langkah Paba, Langkah Kata Paba.

Kementerian Luar Negeri Palestina Ruga Mengecam Pengumuman Tersebut, Delangan Mengatakan Bahwa Permukiman E1 AKAN Mengisolasi Komunitas Palestina Yang Tinggal Di Wilayah Tersebut Dan Melemahkan Kemungkinan Solusi Neara. Keberatan Jaga Disampaikan Negara Lainnya Seperti Inggris Dan Jerman.
HINGGA SAAT INI, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Belum Mengomentari Pengumuman E1. Namun Beberapa Hari Lalu, Saats Berkunjung Ke Ofra, Permukiman Tepi Barat Lainnya Yang Didirikan Seperempat Abad Lalu, Netanyahu Sempat Bicara Mengena Janji Israel.
“Saya Katakan 25 tahun Yang Janjikan, telah Kami Tepati, ”Kata Netanyahu saat Itu.
(zap/lir)