Jakarta,rakyatpembaruan.com–
PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) sebagai anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali menunjukkan komitmennya dalam menerapkan prinsip keinginan secara konsistensi dan terukur. Atas kinerja tersebut, SMBR berhasil meraih TOP SDGs Award 2025 yang diselenggarakan oleh TRAS N CO Indonesia dan INFOBRAND.ID. Penghargaan ini diberikan dalam acara penganugerahan di The Sultan Hotel, Jakarta, dan diterima langsung oleh Direktur Operasi SMBR Taufik pada Rabu (26/11).
Penghargaan TOP SDGs Award diberikan kepada perusahaan yang dinilai berhasil menerapkan program pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam strategi bisnisnya, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian 17 tujuan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Penilaian dilakukan berdasarkan Sustainability Report perusahaan dengan parameter Inisiatif SDGs, Implementasi SDGsserta pengelolaan dana CSR/TJSL.
Direktur Operasi SMBR Taufik menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan cerminan dari transformasi berkelanjutan yang terus dilakukan perusahaan.

“Penghargaan TOP SDGs Award 2025 adalah wujud pengakuan atas kerja keras seluruh insan SMBR dalam mewujudkan operasi perusahaan yang lebih ramah lingkungan, bertanggung jawab, dan berkelanjutan. Bagi kami, keinginan bukan sekadar memenuhi kewajiban pelaporan, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja dan fondasi pertumbuhan perusahaan di masa depan,” ucapnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, SMBR terus memperkuat implementasi program kepunahan di berbagai aspek operasional maupun pemberdayaan masyarakat. Di sektor lingkungan, SMBR mendorong pemanfaatan Bahan Bakar & Bahan Baku Alternatif (AFR) untuk mengurangi penggunaan batubara dan menekan emisi karbon.
Perusahaan juga mengembangkan Peternakan Lebah Ekonomi & Pendidikanyaitu budidaya lebah Trigona di area reklamasi pascatambang yang menghasilkan madu bernilai ekonomi sekaligus menjadi sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat sekitar.
Sementara itu, konsep keberlanjutan SMBR juga dihadirkan melalui Eco Cafekerjasama dengan UMKM binaan menawarkan pengalaman menikmati kopi dengan metode pembayaran unik menukarkan sampah yang dapat didaur ulang, sekaligus mendorong edukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah.
Pada Selasa (11/11) lalu, SMBR juga meresmikan dua program entri terbaru, yaitu RUCIDA (Rumah Cacing Berdaya) dan Baturaja Ternak Ikan Kreatif (BATIK). RUCIDA merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi dan lingkungan yang fokus pada budidaya cacing tanah sebagai bahan baku pakan ternak dan pupuk organik, sementara BATIK bertujuan mengembangkan potensi ekonomi masyarakat melalui budidaya ikan air tawar secara berkelanjutan.
Vice President Corporate Secretary SMBR Hari Liandu menjelaskan bahwa seluruh program tersebut merupakan bagian dari program berkepanjangan yang dijalankan secara terukur. “Setiap inisiatif yang kami jalankan selalu kami arahkan agar selaras dengan prinsip keinginan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat ke depan, SMBR akan terus memperluas kolaborasi dan inovasi agar seluruh proses bisnis SMBR semakin berorientasi pada keinginan,” jelas Hari.
Capaian ini semakin menegaskan posisi SMBR sebagai perusahaan yang mengintegrasikan kinerja bisnis dengan tanggung jawab lingkungan dan sosial, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. (adi/rp)