Plaju, rakyatpembaruan.com –
Keberlanjutan operasionalnya tidak hanya ditentukan oleh keindahan fasilitas, tetapi juga oleh kesiapan dan kompetensi sumber daya manusia. Hal ini menjadi fokus Kilang Plaju dalam memastikan setiap proses kerja berjalan selaras dengan standar mutu, keselamatan, dan integritas yang terus berkembang.
Sejalan dengan komitmen tersebut, Kilang Plaju mendorong peningkatan pemahaman pekerja terhadap penerapan sistem manajemen terintegrasi melalui penguatan aspek Mutu, Lingkungan, Keselamatan, serta Anti Penyuapan. Upaya ini menjadi landasan dalam membangun budaya kerja yang tidak hanya patuh terhadap regulasi, tetapi juga adaptif terhadap dinamika energi industri.
Langkah konkretnya, Kilang Plaju menyelenggarakan Workshop dan Awareness terkait Sistem Manajemen Terintegrasi (SMT) dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang diikuti oleh perwakilan dari berbagai fungsi. Kegiatan ini memperkuat pemahaman terhadap standar internasional, antara lain ISO 9001 (mutu), ISO 14001 (lingkungan), ISO 45001 (keselamatan kerja), serta ISO 37001 (anti penyuapan).

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kesiapan Kilang Plaju dalam menghadapi proses CFIA (Cross Function Internal Audit) serta audit eksternal oleh lembaga sertifikasi internasional, sekaligus memastikan implementasi sistem manajemen berjalan efektif di seluruh lini organisasi. Secara singkat, upskilling ini mengubah pola kerja dari sekadar menjalankan mesin menjadi mengelola aset strategi negara secara profesional, hijau, dan berintegritas.
Manager Human Capital Kilang Plaju, Donny Marliansyah, menyampaikan bahwa penguatan kompetensi pekerja merupakan investasi jangka panjang yang krusial dalam menjaga hasrat bisnis. “Kami ingin memastikan setiap pekerja tidak hanya memahami standar, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara konsisten dan berintegritas dalam aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menambahkan bahwa penguatan kompetensi dan sertifikasi pekerja merupakan langkah strategis dalam membangun Global Talent. Ini bukan sekadar tentang bekerja di kilang, melainkan mencetak tenaga ahli dengan pola pikir dan kapabilitas yang setara dengan profesional di pusat-pusat energi dunia.
Melalui semangat kolaborasi dan pembelajaran berkelanjutan, Kilang Plaju optimis dapat terus menciptakan SDM unggul dan berintegritas, sekaligus berkontribusi dalam menjaga ketenangan operasional dan ketahanan energi nasional.(adi/rp)
