OKU rakyatpembaruan.com —
Seorang anak laki-laki bernama Findo (2 tahun) dilaporkan diduga tenggelam di Sungai Komering, tepatnya di Kampung Masjid, Kelurahan Bumi Agung, Kecamatan Muara Dua, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu korban sedang bermain di depan rumahnya yang berada di bibir sungai. Diduga korban terpeleset dan jatuh ke sungai. Salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian mengaku sempat melihat korban hayut terseret arus Sungai Komering.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palembang menerima informasi kejadian tersebut pada Kamis malam sekitar pukul 19.45 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, satu tim penyelamat langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian.

Dalam pelaksanaan operasi SAR, tim SAR gabungan dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 dan SRU 2 melakukan pencarian dengan metode penyisiran di atas permukaan udara secara visual menggunakan perahu karet. Area pencarian mencakup kurang lebih 10 kilometer persegi ke arah timur laut dari lokasi kejadian.
Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, Tagana, BPBD, Damkar, serta masyarakat setempat.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan waktu secara maksimal dalam upaya pencarian korban.
“Kami menerima informasi kejadian ini pada malam hari dan langsung memberangkatkan satu tim penyelamatan menuju lokasi. Saat ini tim SAR gabungan telah melakukan pencarian dengan metode penyisiran menggunakan perahu karet di sepanjang aliran Sungai Komering,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa operasi pencarian dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai elemen.
“Operasi SAR ini melibatkan Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, BPBD, Tagana, Damkar, serta masyarakat setempat. Kami membagi tim menjadi dua SRU untuk memperluas area pencarian hingga kurang lebih 10 kilometer persegi ke arah timur laut,” tambahnya.
Raymond juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya bagi warga yang tinggal di bantaran sungai.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua, agar selalu mengawasi anak-anaknya yang bermain di sekitar sungai guna menghindari kejadian serupa,” tutupnya.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan kemudian. (Adi/rp)
