Plaju, rakyatpembaruan.com —
Dalam upaya memperkuat kejelasan dan keselamatan operasi, Kilang Pertamina Plaju menggelar kegiatan Upskilling Pipe Fitter sebagai bagian dari peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang sistem perpipaan. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman teknis dan prosedur pekerja agar pekerjaan di lapangan dapat dilaksanakan sesuai standar yang berlaku.
Program upskilling ini dirancang sebagai ruang pembelajaran dan berbagi pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan di lapangan, khususnya terkait peran, tanggung jawab, serta fokus kerja pipe fitter dalam sistem perpipaan industri. Kegiatan yang diikuti oleh jajaran petugas Pertamina serta mitra kontrak kerja, sehingga diharapkan dapat membangun pemahaman yang selaras antara seluruh pihak yang terlibat dalam aktivitas operasional kilang.
Seluruh pembahasan diarahkan untuk memperkuat ketelitian, kepatuhan terhadap prosedur, serta kemampuan pengawasan dalam sistem perpipaan, sebagai bagian dari upaya menciptakan kinerja operasional kilang yang Andal dan aman sesuai dengan standar yang berlaku.

Sejalan dengan hal tersebut, Manager Reliability PT KPI RU III, Kartono Dwi Seputro, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bekal bagi para petugas dan pekerja dalam menjalankan peran pengawasan di lapangan. “Melalui upskilling ini, peserta dibekali pemahaman yang tepat mengenai cara penanganan dan pengawasan pekerjaan perpipaan sesuai prosedur. Harapannya, pengetahuan ini dapat diterapkan secara konsisten sehingga mendukung kinerja kilang secara berkelanjutan,” jelasnya.
Lebih lanjut Kartono menambahkan bahwa kompetensi kompetensi SDM merupakan bagian penting dari upaya pencegahan risiko operasional dan peningkatan budaya kerja yang mengutamakan keselamatan serta kualitas pekerjaan.
Melalui kegiatan ini, Kilang Pertamina Plaju mendorong kolaborasi antar fungsi yang relevan guna menciptakan lingkungan kerja yang profesional, aman, dan andal. Pembekalan yang diberikan diharapkan dapat menjadi bekal nyata bagi para pekerja dalam menjalankan peran di lapangan, sekaligus memperkuat keberadaan operasional kilang secara berkelanjutan.(adi/rp)