Plaju, rakyatpembaruan.com —
Kilang Pertamina Plaju terus menjaga kerahasiaan dan kontinuitas operasional melalui pekerjaan Penggantian Retaining Ring Overhaul Generator GT 2015 UB di area Utilitas. Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya pemeliharaan fasilitas guna kinerja peralatan tetap optimal dalam mendukung operasional kilang secara berkelanjutan.
Sebagai bagian dari kesiapan pelaksanaan pekerjaan tersebut, Kilang Pertamina Plaju menggelar Grand Safety Talk untuk menyelaraskan pemahaman seluruh pekerja kilang dan mitra kerja. Kegiatan ini menjadi ruang komunikasi bersama untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan dipahami secara menyeluruh, dilaksanakan sesuai perencanaan, serta berjalan dengan tertib dan terkoordinasi tanpa mengganggu keberlangsungan operasi Utilitas.
Penempatan pekerjaan cincin penahan ini diposisikan sebagai langkah strategis dalam menjaga kegelapan dan efisiensi fasilitas Utilitas yang berperan sebagai penopang utama operasional kilang. Oleh karena itu, seluruh proses dilaksanakan dengan mengacu pada standar, regulasi, serta praktik industri terbaik untuk memastikan kualitas pekerjaan dan kontinuitas operasi tetap terjaga.

Manager Maintenance Execution PT Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju, Achmad Dwi Nugroho, menegaskan bahwa keberhasilan pekerjaan ini sangat bergantung pada kedisiplinan, kesiapan individu, serta kepatuhan terhadap prosedur kerja.
“Untuk menjaga fasilitas dan kontinuitas operasi, setiap pemeliharaan pekerjaan harus dilaksanakan secara aman, terencana, disiplin, dan sesuai standar yang berlaku. Kesiapan fisik, pemahaman risiko, serta kepatuhan terhadap perizinan dan prosedur kerja menjadi kunci agar pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu, berkualitas, dan berjalan dengan aman,” jelas Achmad.
Dalam pelaksanaannya, seluruh pekerja dan mitra kerja diingatkan untuk memahami lingkungan kerja, memastikan kesiapan diri dan peralatan, serta memenuhi seluruh persyaratan kerja sebelum aktivitas dimulai. Pendekatan ini diterapkan untuk menjaga kelancaran pekerjaan sekaligus mendukung kelancaran operasional Utilities selama proses berlangsung. Perlu ditekankan aspek keselamatan dalam bekerja, bahwa sebelum memulai pekerjaan persyaratan keselamatan harus dipenuhi terlebih dahulu, mulai dari administratif izin kerja, pelaksanaan pemeriksaan harian untuk memastikan kondisi kesehatan pekerja, serta pelaksanaan Toolbox Meeting sebelum bekerja agar risiko bahaya setiap pekerjaan dapat dimitigasi dengan baik.
Sementara itu, Manager Produksi PT Kilang Pertamina Internasional RU III Plaju, Aryo Wahyu Wicaksono, menyampaikan bahwa sinergi dan koordinasi antar fungsi menjadi faktor penting agar pemeliharaan pekerjaan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan operasi. Kesediaan fasilitas serta komunikasi yang baik diharapkan mampu menjaga Utilities tetap andal dalam mempertahankan operasional kilang.
Pelaksanaan Grand Safety Talk ini menjadi bagian dari komitmen Kilang Pertamina Plaju dalam memastikan pekerjaan penempatan ring penahan overhaul Generator GT 2015 UB dapat berjalan secara Aman, sesuai rencana, dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan, menjaga pelaksanaan, dan keberlangsungan operasional kilang.
Melalui pelaksanaan pekerjaan tersebut, Kilang Pertamina Plaju berharap fasilitas Utilitas dapat terus terjaga sehingga operasional kilang berjalan dengan stabil dan berkelanjutan. Dengan perencanaan yang matang serta kerja sama seluruh pekerja kilang dan mitra kerja, setiap langkah yang dilakukan diharapkan memberikan kontribusi positif bagi kelancaran operasi dan kesiapan kilang dalam memenuhi kebutuhan energi nasional.(Adi/Rp)