Palembang, rakyatpembaruan.com-
Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sriwijaya (UNSRI) Menjalin kerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI), melaksanakan Workshop Pendampingan Tata Kelola Program Kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur pada Rabu (14/4/2026).
Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Tim Pendampingan, Prof. Misnaniarti, S.KM., M.KM., bersama tim yang terdiri dari Dian Safrianti, SKM, MPH, AAK., Putri Inrian Tari, SKM, MKM, dan Asya Zahra Izzati, Workshop SKM ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama UNSRI dengan Kementerian Kesehatan RI tahun 2026, dalam pendampingan tata kelola program kesehatan di kabupaten/kota di Indonesia.
Program ini merupakan inisiatif Kementerian Kesehatan RI yang didukung oleh Global Fund sebagai mitra pendanaan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam menyusun dokumen perencanaan pembangunan kesehatan yang lebih berkualitas, berbasis data, serta selaras dengan arah kebijakan pembangunan kesehatan nasional. Hal ini selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) untuk mencapai kehidupan yang sehat dan sejahtera (SDGs 3).
Workshop ini merupakan tindak lanjut dari komitmen yang telah disepakati dengan pihak Dinas Kesehatan Kab. OKU Timur yang dilaksanakan pada akhir Maret 2026 lalu di Hotel Parai Puri Tani Kecamatan Martapura. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari Dinas Kesehatan Kab. OKU Timur beranggotakan 35 orang yang terdiri dari tenaga kesehatan di bidang, seksi dan staf yang terkait.
Sebagai informasi, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas SDM perencana di Dinas Kesehatan, sehingga dapat mendukung program-program prioritas di tingkat nasional, dan mampu mengenali dan menjawab permasalahan kesehatan yang ada di wilayahnya.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Timur, Elwana, S.KM., M.KM., yang mewakili Kepala Dinas. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas peran aktif FKM UNSRI dalam mendampingi penguatan tata kelola program kesehatan di daerah. Ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh bidang di lingkungan Dinas Kesehatan dalam mendukung keberhasilan program, tidak hanya terbatas pada bidang perencanaan saja.
“Kami sangat menyambut baik pendampingan ini. Selain membantu penyusunan dokumen Renja, dan Renstra kami berharap tim pendamping juga dapat memberikan solusi terhadap berbagai kendala yang kami hadapi, seperti pengadaan obat dan alat kesehatan, serta peningkatan kompetensi tenaga kesehatan di Kab. OKU Timur,” ujarnya.
Selain dari pihak FKM UNSRI, Workshop ini juga menghadirkan narasumber dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kab. OKU Timur yang disampaikan oleh Debby Widiastuty, ST, M.Si yang memaparkan tentang pentingnya sinkronisasi program kesehatan di pusat dan daerah. Ia juga menjelaskan strategi utama peningkatan kualitas sumber daya manusia, melalui pembangunan yang berpusat pada manusia untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan manusia.
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif yang membahas berbagai permasalahan yang dihadapi dalam proses perencanaan di Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Timur.
Ketua Tim Pendampingan, Prof. Dr. Misnaniarti, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas tata kelola program kesehatan daerah, khususnya dalam penyusunan dokumen Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja (Renja) yang komprehensif, terintegrasi, dan berbasis bukti.
“Dokumen yang dihasilkan diharapkan mengacu pada ketentuan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah, tata cara evaluasi rencana peraturan daerah, dan seterusnya,” Ungkapnya.
Kegiatan pendampingan ini direncanakan akan berlangsung hingga Oktober 2026 nanti. Tim FKM UNSRI juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Rektor Universitas Sriwijaya beserta jajaran, serta Dekan FKM UNSRI atas dukungan penuh sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. (adi/rp) (Rilis FKM/ Ara_Humas)