Namun, sebenarnya bolehkah mengonsumsi gorengan saat berbuka puasa?
Dokter spesialis penyakit dalam, dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, mengatakan makan gorengan saat berbuka pada dasarnya tidak dilarang. Meski demikian, ia menekankan pentingnya memperhatikan kualitas minyak yang digunakan serta membatasi jumlah konsumsinya.
“Konsepnya bukan tidak boleh, tapi pilih gorengan yang digoreng dengan minyak yang bagus, lalu jangan berlebihan,” kata dr Aru saat dihubungi detikcom beberapa waktu lalu.
Menurutnya, gorengan yang dijual di pasaran kerap diolah menggunakan minyak jelantah atau minyak goreng yang dipakai berulang kali. Kebiasaan ini berpotensi meningkatkan risiko kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi (hipertensi). Oleh karena itu, ia menyarankan agar masyarakat lebih baik membuat gorengan sendiri di rumah dengan minyak yang lebih berkualitas.
Berapa Jumlah Gorengan yang Aman Dikonsumsi?

dr. Aru menyebut konsumsi dua hingga tiga potong gorengan masih tergolong aman, selama bahan dan minyak yang digunakan berkualitas baik.
“Kalau kita bikin gorengan sendiri di rumah dengan minyak yang baik, lalu juga dengan bumbu yang baik, tanpa menggunakan bahan pengawet dan segala macamnya, mungkin lebih sehat,” katanya lagi.
(suk/kna)
