Jakarta, rakyatpembaruan.com –
Sebanyak 32 karyawan JNE yang menduduki jabatan setingkat General Manager mengikuti program pelatihan selama dua hari. Pelatihan yang ditujukan agar para pimpinan tersebut mampu menerapkan konsep dasar pemikiran desain dengan mengadopsi pendekatan kreatif dan empatik dalam memecahkan permasalahan kompleks serta pada akhirnya mampu mengembangkan solusi yang inovatif.
Para peserta tampak antusias dan penuh semangat mengikuti penyelenggaraan pelatihan yang digelar di Ballroom Utama Lantai 7 JNE Tomang 11, Jakarta Barat. Pelatihan bertema ‘Design Driven Solution’ ini digelar selama dua hari, yakni Selasa-Rabu (14-15/7/2026), dengan pemateri yang berasal dari eksternal perusahaan. Salah satunya, Adam Amrullah, seorang professional trainer dan coach yang sebelumnya sudah beberapa kali mengisi program training di JNE.
Menurut Vidi, selaku ketua panitia program pelatihan, bahwa pelatihan ini ditujukan agar para peserta nantinya mampu menerapkan dasar konsep desain berpikir atau berpikir kritis dengan mengadopsi pendekatan kreatif dan empatik dalam memecahkan permasalahan kompleks serta nantinya mampu mengembangkan solusi yang inovatif.
“Pelatihan peran kompetensi merupakan hal wajib yang harus dimiliki oleh semua level di perusahaan JNE. Tema “Design Driven Solution” ini poinnya bagaimana para peserta diajak menangani permasalahan kompleks dengan sebuah solusi yang tepat,” ujar Vidi, saat ditemui JNEWS di sela-sela acara.
Ia mengungkapkan, setelah dua hari mengikuti program pelatihan, para GM diharapkan menambah pengetahuan, perilaku dan kemampuan untuk memahami pentingnya adaptif terhadap perubahan dalam konteks organisasi perusahaan.
“Mereka nantinya bisa menggunakan alat dan metode design thought secara komprehensif dalam mengidentifikasi masalah serta menghasilkan ide-ide dengan beragam teknik yang kreatif untuk mencari solusinya,” Jelas Vidi.
“Selain itu, para peserta juga bisa menerapkan pemikiran kritis dalam memilih solusi terbaik. Membacakan literasi berkelanjutan dan mendorong inovasi terus menerus dengan menggunakan prinsip design Thinking yang mengajarkan serta bisa mengelola transformasi yang terjadi pada organisasi perusahaan,” tambahnya.
Sementara Adam Amrullah, yang didaulat sebagai pemateri pada hari kedua menyatakan rasa bangganya telah kembali menjadi bagian dari program pelatihan JNE. “Saya merasakan sendiri bagaimana para GM yang menjadi peserta penuh semangat mengikuti jalannya pelatihan. Itu menunjukkan bahwa mereka ingin sekali memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi perusahaan dan mencari solusi terbaik,” ungkapnya.
Menurutnya, JNE adalah perusahaan besar dan terdepan di Indonesia di bidang kurir dan logistik yang ingin terus berubah mengikuti perubahan yang juga terus datang menggelinding dan tidak bisa dipungkiri.
“Dunia berubah sangat cepat. Begitu juga dalam bisnis. Intinya, saat ini dan ke depan JNE jangan lengah. Karena dalam bisnis akan banyak kompetitor dan juga tuntutan dari pelanggan. JNE jangan berhenti berinovasi, termasuk untuk pelayanan kepada para pelanggan agar mereka tetap loyal dan puas dengan JNE,” pungkas Adam.
