OKU Timur, rakyatpembaruan.com–
Herman bin Arifin (32/Lk) warga Desa Gunung Jati Kec. Cempaka Kab. OKU Timur yang melaporkan tenggelamnya perahu getek yang ditumpanginya mengalami oleng akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan, Selasa (30/12/25)
Kepala Kantor SAR Palembang melalui Kasi Operasinya Mancarah Wanto saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut. “Korban yang benar sudah kita temukan dalam keadaan meninggal dunia”
Kantor SAR Palembang selaku Koordinator dalam pelaksanaan Operasi SAR membagi Tim SAR Gabungan menjadi Dua (2) Search And Rescue Unit (SRU). SRU 1 dan SRU 2 tersebut melakukan pencarian dengan cara menyisir sisi kanan dan sisi aliran kiri sungai siguci kearah timur laut dengan menggunakan perahu karet dan perahu masyarakat sejauh 20 Km² dan menyebarkan informasi ke masyarakat yang berada disepanjang pesisir aliran sungai

Dengan berbagai upaya yang telah kami lakukan akhirnya sekitar pukul 11.30 WIB korban ditemukan mengapung dipinggir sungai dalam keadaan meninggal dunia tepatnya didesa Serapek Kec. Teluk Gelam Kab. Ogan Komering Ilir atau sekitar radius 40 KM dari lokasi awal kejadian oleh warga yang sedang melakukan aktivitas disungai, berdasarkan informasi tersebut Tim SAR Gabungan bergerak ke lokasi guna melakukan proses membantu untuk selanjutnya korban dibawa ke puskesmas Cempaka dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga ujaran manca
Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup, semua elemen SAR yang terlibat dalam proses pencarian dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih tutup manca
Diberitakan sebelumnya kejadian berawal pada minggu (28/12/25) sekitar pukul 17.00 WIB, korban bersama dua orang rekannya hendak pulang ke desanya dengan menaiki perahu getek setelah selesai bekerja membersihkan lahan milik bapak halim yang berada di seberang sungai. Ketika berada ditengah sungai tiba-tiba perahu getek yang tumpangi mereka mengalami mati mesin yang mengakibatkan perahu menjadi oleng dan mereka terjatuh kesungai. Kedua rekan korban berhasil selamat dengan cara berenang ketepi sungai namun naas mengalami korban tubuhnya seketika terseret arus hingga membuatnya tenggelam.
Selama berlangsungnya operasi SAR juga melibatkan unsur SAR dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, BPBD, Damkar, Relawan, Perangkat Desa dan Masyarakat. (Adi/Rp)