Tuban, rakyatpembaruan.com–
Petani Jagung di Kabupaten Tuban, Jawa Timur Kini Merasakan Manfaat Nyata Dari Upaya Transisi Energi Berbasis Ekonomi Kerakyatan. Melalui inisiatif PT PLN Nusantara Power (NP) selaku _Subholding_ dari PT PLN (Persero), bonggol dan jerami jagung yang semula dianggap tak bernilai kini dapat dijual untuk diolah menjadi biomassa sebagai bahan bakar alternatif atau _co-firing_ di PLTU Tanjung Awar-Awar.
Salah Seoran Petani, Muzamil, Dari Kelompok Tani (Poktan) Sido Makmur di desa Beji, Mengungkapkan Limbah Jagung Yang Selama Ini Hanya Dibiarkan Bisa Mendatang Tambahan Tambahan Penghasilan.
“Saat ini limbah jagung dibeli pltu jadi Menghasilkan rupiah.

Hal senada disampaiika eh roni, petani lain Dari poktan sido makmur. Ia Mengaku Sangat Terbantu, Bukan Hanya Dari Segi Ekonomi, Tapi Jagi Dari Sisi Pertanian Berkelanjutan Berkat Bantuan Infrastruktur Pendukung.
“Alhamdulillah Selama ini Bonggol Jagung Yang Nggak Ada Nilainya Dan Hanya Dibakar Bisa Dimanfaatkan Oleh Pltu Dan Dibeli. Kami Merasa Sangat Terbantu Halu. Jauh, Sekarang Jadi Lebih Hemat Dan Efisien untuk Sawah Mengairi, ”Ungkap Roni.
Program Pemanfaatan Limbah Pertanian ini Dijalankanh eh eh Pln np melalii unit Pembangkitan (UP) Tanjung Awar-Awar, Tuban, Sebagai Bagian Program CSR BERTAJUK PENGIDUPAN.
Kabupaten Tuban Sendiri Merupakan Sentra Jagung Nasional Delangan Produksi Mencapai lebih Dari 760 ribu ton per tahun. Produksi Ini Turut Menghasilkan Limbah Pertanian Dalam Jumlah Besar, Seperti Jerami Dan Bonggol Jagung, Yang Sebelumnya Dibakar Dan Tenjasilkan Energi.
Kini, Limbah Jagung Dari Petani Ditampung Oleh Koperasi Energi Cakrawala Nusantara (ECN) Yang Telah Dilengkapi Mesin Hammer Mill Berkapasitas Minimal 8 ton per Hari. Mesin Tersebut Merupakan Hasil Dukungan Program CSR Dari Pln Np, Dan Telah Diuji Coba Paada 20 September Lalu.
Ketua Koperasi Ecn, Bang AM, Mengungkapkan Bahwa Keberadaan Mesin ini. Limbah Tersebut Bisa Langsung Dijual Ke Koperasi Dan Dialah Menjadi Biomassa.
“Petani Tak Perlu Pusing Lagi Untuc Bakar Sisa Selepan Jagung, Tinggal Jual Saja Ke Kami Malah Dapat Uang. Gelanin Mesin Ini, Kami Mampu MempuKsi Biomassa Minimal 8 ton per hari Dan SiAPBAH BIOKAKAN.
Direktur Utama Pln, Darmawan Prasodjo Menegaska Bahwa Pln Akan Terus Mengjot Penerapan _Co-firing_ Biomassa Sebagai Bagian Dari Strategis Untkakelerasi Swasembada Energi Yang Berkelanjutan Melalui Pemberakatan Mesyembada Berkelanjutan Melalui Masa LogalUi Melaluia PemberkaBada Melalui Masa LoKELANJUTAN MELALUI MELUMATAN MELALUI MELUMATAN MELALUI MELUMATAN MELALUI MELALUI MELUMATAN MELALUI MELALUI MELUMATAN MELALUI MELALUI
“Sesuai Arahan Dari Bapak Presiden Prabowo Subianto, Pln Terus Mendukung Agenda Swasembada Energi Dariintah. Ekonomi, Menciptakan Lapangan Kerja, Mengentaskan Kemiskinan, Sekaligus Pada Saat Yang Sama Juta Menjaga Kelestarian Lingkungan, ”Ungkap Darmawan.
Senada GANGAN HAL TERSEBUT, DIREKTUR Utama PLN NUSANTARA POWER, REULY FIRMANSYAH, MENYEBUTKAN BAHWA _CO-FIRING_ BIOMASSA DI PLTU Tanjung Awar-Awar Ini Merupakan Bukti Nyata Bahwa Transisi Bisa Bisa BuKatan Bahwa Bahwa Bahwa BaKGAN BAHGAN BUMANAN BUMANAN BUMANAN BUMANGI BUKGAN BAHESI BAHESI BUMANGI BAHESI BAKGI BAHESI masyarakat.
“Pemanfaatan Limbah Jagung Menjadi Biomassa _Co-firing_ di Pltu tanjung Awar-Awar Adalah Bukti Bahwa Transisi Energi Dapat Berjalan Seiring Pemberdaya Ekonomi Masa Kunipi Kaman Kami Hanya Hanya Hanya Hanya Hanya Hanya Hanya Hanya Hanya Hanya Hanya Hanya Hanya Tambah Bagi Petani Lokal Yang Selama Ini Kesulitan Mengelola Limbah Pertaniannya, ”tutup Rululy.
(ADI/RP)