Plaju, rakyatpembaruan.com –
Kilang Pertamina Plaju kembali hadir dengan agenda tahunan Bulan Energy & Loss dalam rangka mewujudkan efisiensi energi dan meningkatkan efisiensi operasional. Program ini menjadi ajang kolaboratif bagi pekerja untuk berinovasi dan mengimplementasikan budaya kerja yang berorientasi pada konservasi energi serta optimalisasi kinerja operasi.
Kegiatan ini berlangsung mulai 23 September hingga 31 Oktober 2025, diinisiasi oleh Bagian Energy Conservation & Loss Control (ECLC) di bawah Fungsi Engineering & Development dan berkolaborasi bersama Operational Performance Improvement (OPI), menjadi program rutin setiap tahunnya.
Melalui tujuh kompetisi tematik, program ini bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif pekerja terhadap pentingnya efisiensi proses, pengendalian konsumsi energi, dan penerapan praktik yang baik di lapangan.

“Efisiensi energi adalah budaya kerja yang perlu terus dijaga dan diperkuat. Bulan Energi & Loss menjadi momentum bagi seluruh pekerja untuk menyalakan semangat inovasi dan kolaborasi lintas fungsi, sehingga setiap aspek operasional kilang berjalan lebih optimal dan andal,” ujar Siti Fauzia, Area Manager Communication, Relations & CSR RU III PT Kilang Pertamina Internasional.
Selama lebih dari sebulan, berbagai lomba dilaksanakan untuk mendorong peningkatan kinerja operasional dan ide-ide inovatif pekerja, di antaranya Compliance APR Fired Heater, Best Integrated Boiler Furnace Efficiency & Flame Pattern, Meminimalkan Kebocoran Uap, Memaksimalkan Pemakaian Burner Bahan Bakar Gas, serta Meminimalkan Flare Loss.
Selain itu, Kilang Pertamina Plaju juga membuka ajang Idea Generation “Reduce Refinery Loss”, yakni kompetisi gagasan inovatif pekerja untuk menciptakan efisiensi energi dan peningkatan kinerja proses di unit operasi. Tema-tema yang diangkat antara lain Zero Flaring Unit, Minimize Evaporation Loss in Naphta Tank, dan Minimize Intertank Difference.
Program ini juga dilengkapi dengan kegiatan FOR RU III (Fast Oil Recovery to Reduce Loss), yang fokus pada upaya pemanfaatan kembali minyak hasil inspeksi di unit operasi untuk mendukung efisiensi kilang secara menyeluruh.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi penggerak efisiensi di seluruh lapisan organisasi. Pekerja tidak hanya menjaga efisiensi operasi, tetapi juga berkontribusi aktif dalam mendukung target konservasi energi nasional,” Fauzia.
Fauzia mengatakan, Kilang Pertamina Plaju terus memperkuat posisinya sebagai kilang yang berkomitmen terhadap inovasi, keinginan energi, dan efisiensi operasional, sejalan dengan semangat Keberlanjutan Lingkungan serta Keunggulan Operasional yang diusung PT Kilang Pertamina Internasional.