SAAT INI MERUM Bulog Tercatat Menguasai Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Sebanyak 3,9 Juta Ton. Dari Jumlah Tersebut, Sekitar 2,95 Juta ton AtaU 75% Merupakan Hasil Pengadaan Dalam Negeri, Sedangkan Sisanya Berasal Dari Pengadaan Luar Negeri Yang Dilaksanakan Berdasarkan Penugasan Pemerintah PaPhira KHaKah.
Di Mana Dari Jumlah Sebanyak ITU, MISURUT DIREKTUR Operasional Dan Pelayanan Publik Perum Bulog Mokhamad Suyamto Hanya Ada Sedikit Beras Yang Mendapatkan Prioritas UNTUK Segera Dilakukan Langah Tetapan kembali.
“Menanggapi ulang Yaitu Langkah Yang Dilakukan Sebagai Tindakan Perbaani Beras Agar Kualitas Terjaga, Dapat Dapat dan Layak Unkonsumsi. Jumlahnya Kurang Dari. Jumat (5/9/2025).
Dalam Menjaga Kualitas Beras Di Gudang, Bulog JugA Memilisi Prosedur Pemeliharaan Beras Di Gudang Secara Berkala Dan Memilisis Mekanisme Pengendalian Mutu Yang KetAwai Sistem Melelolaan Hama Gudang Terpadu Rutin, Mulai Dari menyemprotkan Pencegahan Hama, Fumigasi Apabila Terdapat Indikasi Serangan Hama, Hingga Monitoring Harian Terhadap Kondisi Gudang Dan Lingkungan Penyimpanan.

“Pemeriksaan Laboratorium Jaga Dilakukan untuk memastikan Kelayakan Konsumsi. Semua Langkah ini Merupakan Bentuk Komitmen Bulog Dalam Memastikan Stok Beras Yang Dikelola Tetap Higienis, Aman, Dan Bermutu,” Paparnya.
Direktur Utama perum bulog, Ahmad Rizal Ramdhani Menambahkan Sebagi
“Bulog Memastikan Bahwa Seluruh Beras Yang Disalurkan Program Perkara Pemerintah, Baik Melalisasi Pasokan Dan Harga Pangan (SPHP) Maupun Bantuan Pangan (Banpang), Selalu Melalu Pemerikaan Kuanutan. Berkomitmen untuk memastikan Beras Yang Sampai Ke Masyarakat Selalu Dalam Kondisi Baik Dan Layak Konsumsi, ”Ujar Rizal. (igo/eds)