Jakarta – Sebanyak 20 nama calon Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi dirilis Panitia Seleksi Pemilihan Calon Pengganti ADK OJK. Nama-nama ini telah lolos seleksi tahap I.
Beberapa nama beken masuk dalam daftar tersebut. Mulai dari mantan Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak, mantan Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury, hingga pejabat sementara Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi.
Hanya saja, nama-nama yang beredar sebelumnya dan digadang-gadang jadi bos OJK baru, sama sekali tidak masuk daftar, misalnya Anggota calon DPR RI Misbakhun ataupun Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Seleksi DK OJK dilakukan setelah tiga pejabat tinggi OJK mengumumkan diri secara bersamaan akhir Januari 2026 yang lalu usai bursa saham babak belur. Seleksi akan dilakukan untuk menggantikan tiga posisi kosong tersebut.

Sebanyak tiga sosok itu adalah Mahendra Siregar yang undur dari jabatan Ketua DK OJK Mahendra Siregar, Mirza Adityaswara yang mundur dari jabatan Wakil Ketua DK OJK Mirza Adityaswara, dan Inarno Djajadi mundur dari jabatan Kepala Dewan Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (PMDK).
Kini 20 Calon Pengganti ADK OJK yang telah lulus Seleksi Administratif wajib mengikuti seleksi berikutnya yang terdiri atas Masukan Masyarakat, Penelusuran Rekam Jejak, Asesmen, Pemeriksaan Kesehatan, dan Wawancara.
Dalam rangka menjaga kualitas peserta dalam proses seleksi, masyarakat pun diminta ikut serta memberikan masukan dan informasi mengenai integritas, rekam jejak, dan perilaku Calon Pengganti ADK OJK yang lulus seleksi tahap I.
Masukan dan informasi kepada Panitia Seleksi dapat dikirim melalui laman resmihttps://seleksi-dkojk.kemenkeu.go.id. Menu aspirasi telah disiapkan dalam situs tersebut dan dapat diakses mulai tanggal 4 Maret 2026 sampai dengan tanggal 26 Maret 2026 pukul 23:59 WIB.
20 Nama Calon ADK OJK :
* Adi Budiarso – Direktur Pengembangan Perbankan Pasar Keuangan dan Pembiayaan Lainnya, Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Kementerian Keuangan
* Agus Sugiarto – Komisaris Independen, PT Danantara Asset Management
* Anton Daryono – Direktur Eksekutif / Kepala Departemen Pengawasan Sistem Pembayaran dan Perlindungan Konsumen, Bank Indonesia
* Ary Zulfikar – Direktur Eksekutif Hukum, Lembaga Penjamin Simpanan
* Bambang Mukti Riyadi – Deputi Komisioner Hubungan Internasional, APU-PPT dan Daerah, Otoritas Jasa Keuangan
* Boby Wahyu Hernawan – Direktur Kerjasama Multilateral dan Keuangan Berkelanjutan, Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Kementerian Keuangan
* Danu Febrianto L Wakil Presiden Eksekutif Senior, Lembaga Penjamin Simpanan
* Darmansyah – Deputi Komisioner Perencanaan Strategi, Keuangan, Sekretariat Dewan Komisioner dan Logistik, Otoritas Jasa Keuangan
* Dhani Gunawan Idat – Komisaris Utama, BPRS HIK Parahyangan
* Dicky Kartikoyono – Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran, Bank Indonesia
* Dwityapoetra Soeyasa Besar – Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan dan Statistik, Lembaga Penjamin Simpanan
* Friderica Widyasari Dewi – Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen, Otoritas Jasa Keuangan
* Hasan Fawzi – Kepala Eksekutif Pengawas ITSK, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto, Otoritas Jasa Keuangan
* Hernawan Bekti Sasongko – Anggota Badan Pengawas Otoritas Jasa Keuangan
* Hidayat Prabowo – Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa Tengah
* Iskandar Simorangkir – Wakil Ketua Badan Pengawas Bank Indonesia
* Lasmaida Gultom – Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan 2015-2025, Otoritas Jasa Keuangan (Purnabakti)
* Orias Petrus Moedak – Komisaris Utama PT RJL Maritime Logistics
* Pahala Nugraha Mansury – Komisaris Utama, Danantara Manajemen Investasi
* Rizal Ramadhani – Deputi Komisioner Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen, Otoritas Jasa Keuanga
(acd/acd)
