Palembang, rakyatpembaruan.com –
Demi memperkuat komitmen sosial dan kepedulian terhadap sesama, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju (Kilang Plaju) kembali menggelar aksi nyata melalui program kemanusiaan.
Jumat (19/6/2026) siang, pekerja Kilang Plaju melakukan kunjungan langsung dan menyalurkan santunan berupa uang tunai senilai 50 Juta Rupiah untuk anak yatim & dhuafa dalam rangka program Pertamina Berkah yang dilaksanakan serentak di Pertamina Group.
Adapun panti asuhan ketiga yang dituju panti asuhan binaan yang berada di wilayah sekitar perusahaan, antara lain Panti Asuhan Nurul Mustaqim di Kecamatan Rambutan (Banyuasin), Rumah Yatim Nusantara Kelurahan Plaju Darat dan Panti Asuhan Tijarotal Lantabur Kelurahan 16 Ulu, (Palembang).

Bantuan tunai tersebut didistribusikan secara merata untuk menyokong kebutuhan operasional panti serta menyediakan kebutuhan dasar yatim dan dhuafa.
Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Plaju, Siti Fauzia, menyampaikan bahwa agenda tersebut merupakan sebuah bentuk kepedulian perusahaan untuk terus menyebarkan kebahagiaan dan kemanfaatan bagi masyarakat sekitar.
“Kegiatan ini didasari oleh niat tulus seluruh pekerja Kilang Plaju untuk berbagi kebahagiaan bersama adik-adik di panti asuhan. Kami percaya bahwa keinginan dan kelancaran operasional perusahaan tidak hanya ditopang oleh kinerja teknis pekerja di lapangan, tetapi juga dari doa-doa tulus yang dipanjatkan masyarakat oleh, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa yang hari ini kami kunjungi,” ujarnya.
Suasana haru dan penuh kehangatan mewarnai setiap titik kunjungan. Para pengurus panti asuhan menyampaikan terima kasih atas kehadiran Kilang Plaju yang terus hadir dan memberikan perhatian nyata bagi kesejahteraan anak-anak yatim.
Ustadzah Widiya Ritati, pengelola Panti Asuhan Nurul Mustaqim menyampaikan terima kasih atas kepedulian Pertamina. Dengan bantuan ini, pemecahannya merasa sangat terbantu untuk menyelesaikan pembangunan tambahan kamar anak yatim. “Terima kasih atas kehadiran dan kepedulian Pertamina,” ujarnya.
Sementara itu, Ustadz Sururi Al Hafidz, pengelola Panti Asuhan Tijarotal Lantabur, mendoakan keselamatan operasional dan seluruh pekerja Kilang Plaju agar dapat terus mengolah energi untuk bangsa.
Melalui sinergi yang harmonis antara perusahaan dan komunitas di wilayah operasi ini, Kilang Plaju berharap bantuan yang diberikan dapat menghadirkan senyum di wajah anak-anak yatim, sekaligus diiringi doa bersama agar Kilang Plaju dan para pekerjanya selalu diberikan keamanan, kebisingan, dan keselamatan dalam mengawal energi negeri.(adi/rp)
