Plaju, rakyatpembaruan.com –
Penguatan budaya keselamatan menjadi fondasi penting dalam mendukung lancarnya pelaksanaan Partial Pit Stop Tahap II di Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju. Melalui kegiatan Safety Driving Refreshment bertajuk “Pengemudi Cerdas, Risiko Tuntas, Pulang Selamat”, Kilang Plaju kembali menegaskan komitmennya dalam memastikan setiap aktivitas operasional transportasi berjalan aman, tertib, dan sesuai standar HSSE (Health, Safety, Security & Environment).
Kegiatan ini ditujukan bagi para pengemudi dari pekerja maupun mitra kerja yang akan memasuki area operasional Kilang Plaju selama pelaksanaan Partial Pit Stop Tahap II. Melalui penyegaran materi keselamatan berkendara, peserta diajak untuk mengenali kembali potensi risiko dalam perjalanan, menerapkan perilaku berkendara yang aman, serta mematuhi ketentuan HSSE sebagai bagian dari upaya pencegahan kecelakaan kerja.
Pjs. Manajer HSSE Kilang Plaju, Ery Puspiartono, menjelaskan bahwa keselamatan berkendara tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, tetapi juga menjadi bagian dari pengendalian risiko operasional di lingkungan kerja.
“Setiap perjalanan menuju dan di dalam area operasional memiliki potensi risiko yang harus dikelola dengan baik. Melalui Safety Driving Refreshment ini, kami ingin memastikan seluruh pekerja dan mitra kerja memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya disiplin berkendara dan pengendalian risiko selama perjalanan maupun berada di area operasional. Dengan demikian, setiap orang dapat bekerja dengan aman dan kembali ke rumah dalam keadaan aman,” ujar Fakhrian.
Kegiatan ini juga menjadi implementasi Corporate Life Saving Rules (CLSR), khususnya Elemen ke-10, Transportasi Darat, yang menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan keselamatan dalam setiap aktivitas transportasi. Penerapan CLSR menjadi salah satu upaya perusahaan dalam mencegah potensi kecelakaan kerja sekaligus memperkuat budaya keselamatan di seluruh lini operasional.
Melalui Safety Driving Refreshment, Kilang Plaju terus mendorong budaya keselamatan menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya selama pelaksanaan Partial Pit Stop Tahap II, tetapi juga dalam setiap aktivitas operasional sehari-hari. Dengan kepedulian dan kedisiplinan seluruh pekerja terhadap aspek HSSE, perusahaan optimis dapat menjaga operasional yang andal sekaligus memastikan setiap pekerja kembali ke rumah dengan selamat.(adi/rp)
