MUBA, rakyatpembaruan.com-
Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) V Sumatera Selatan 2025 resmi dibuka Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sabtu (1/11/2025) malam. Ajang olahraga bagi atlet penyandang disabilitas ini sekaligus menandai berakhirnya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Sumsel, yang juga berlangsung di Muba.
Acara pembukaan digelar meriah di Venue Stable Berkuda Sekayu, Muba, dan dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, SH Turut hadir Bupati Muba H. Toha Tohet, Wakil Bupati Kyai Rohman, Ketua NPCI Sumsel Rian Yohwari, Ketua KONI Sumsel H. Yulian Gunhar, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Muba.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, SH mengapresiasi kesiapan Kabupaten Muba yang kembali dipercaya sebagai tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi. Menurutnya, Muba mampu menjaga standar tinggi pelaksanaan sebagaimana kejadian sebelumnya.

“Saya melihat langsung bagaimana Muba mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Fasilitasnya lengkap, dukungan dari Bupati dan Wakil Bupati luar biasa. Ini seperti Lahat pada 2018 yang sukses menjadi juara umum karena soliditas pemerintah daerahnya,” ujarnya.
Cik Ujang berharap penyelenggaraan Peparprov V Sumsel tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Selain ajang olahraga, Peparprov juga menghidupkan ekonomi masyarakat sekitar.Harapan saya, semua atlet bisa bertanding sportif, wasit netral, dan pelaksanaan berjalan sukses,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Sumatera Selatan, Rian Yohwari, menegaskan bahwa Peparprov bukan sekedar kompetisi, namun momentum pembinaan dan penguatan karakter atlet penyandang disabilitas. “Kemenangan sejati bukan sekedar perolehan medali, tapi menjadi juara dalam semangat dan etika bertanding. Peparprov ini adalah wadah pelatihan dan penguatan karakter atlet penyandang disabilitas Sumsel,” tegas Rian.
Tahun ini, Peparprov V Sumsel diikuti 751 atlet difabel dari 17 kabupaten/kota yang berlaga di 13 cabang olahraga, termasuk dua cabang baru yaitu para bowling dan para taekwondo. Menurut Rian, hal ini menunjukkan peningkatan signifikan dari penyelenggaraan sebelumnya.
“Penambahan cabang baru adalah komitmen NPCI Sumsel untuk memperluas ruang prestasi bagi atlet difabel, sekaligus mempersiapkan mereka menuju ajang yang lebih tinggi seperti Paragames 2026 di Thailand dan Pekan Paralimpik Nasional mendatang,” jelasnya.
Rian juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kabupaten Muba yang telah menyediakan sarana ramah disabilitas dan dukungan penuh terhadap kelancaran pelaksanaan Peparprov.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemprov dan Pemkab Muba yang menunjukkan komitmen nyata terhadap kesetaraan. Dukungan ini membuktikan bahwa disabilitas olahraga mendapat tempat yang setara,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Muba H. Toha Tohet dalam Perayaannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh kontingen dari berbagai daerah di Sumsel. Ia menegaskan bahwa Muba siap menjadi tuan rumah yang baik dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Selamat datang kepada seluruh atlet penyandang disabilitas. Muba siap menjadi tuan rumah yang baik, ramah, dan menjaga sportivitas sepanjang pelaksanaan Peparprov,” tutupnya.
Dengan dukungan penuh seluruh pihak, Peparprov V Sumsel 2025 diharapkan menjadi momentum penting bagi kebangkitan olahraga disabilitas di Sumatera Selatan, sekaligus mempertegas semangat kesetaraan dan penghargaan terhadap kemampuan atlet difabel. “Peparprov kali ini bukan sekedar kompetisi, tapi wujud nyata kesetaraan dan semangat juara sejati bagi atlet penyandang disabilitas Sumsel,” tutup Rian Yohwari.
Perlu diketahui Peparprov Sumsel V ini mempertandingkan 13 cabang olahraga yaitu Tenpin bowling, para catur, para renang, para badminton, para panahan, goal ball, voli duduk, angar kursi roda, para tenis meja, para angkat berat, judo tuna netra dan para taekwondo.(Adi/Rp)