Plaju, rakyatpembaruan.com-
PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III (Kilang Plaju) terus konsisten memperkuat komitmen dalam menjaga keselamatan operasional sekaligus mewujudkan tata kelola perusahaan yang bersih dan berintegritas. Pada Selasa pagi (14/7/2026), manajemen Kilang Plaju kembali menggelar Mindset & Culture Day (MCD) dan Safety Walk & Talk (SWAT), dengan fokus pada keselamatan kerja dan penguatan budaya anti-fraud (anti-kecurangan).
Penyelarasan MCD ini menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aspek HSSE (Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan) di lapangan harus selalu berjalan beriringan dengan komitmen moral serta transparansi tata kelola administrasi perusahaan.
Executive General Manager RU III Khabibullah Khanafie mengikuti jajaran manajemen turun langsung meninjau area operasional kilang untuk berdialog secara interaktif dengan para pekerja demi memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai standar keselamatan tertinggi.
Khanafie menegaskan bahwa SWAT bukan sekadar agenda formalitas di lapangan, melainkan wujud kepedulian nyata dari manajemen.
Menurutnya, kegiatan Safety Walk & Talk yang rutin dilaksanakan ini adalah wujud komitmen nyata manajemen untuk turun langsung ke lapangan, berdialog dengan para petugas, dan memastikan bahwa aspek HSSE selalu menjadi prioritas utama dalam setiap jengkal operasional Kilang Plaju.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh pekerja dan mitra kerja tidak hanya memahami regulasi keselamatan yang tertulis dalam peraturan, tetapi benar-benar menerapkannya secara disiplin demi menjaga kerahasiaan kilang dan yang terpenting, memastikan semua petugas dapat pulang ke rumah dengan selamat setiap harinya,” tegas Khanafie.
Rangkaian kegiatan ini berbarengan dengan penguatan budaya anti penipuan. Sosialisasi ini disertai dengan antusias oleh para pekerja yang terlibat aktif dalam diskusi dua arah mengenai definisi, batasan, serta tindakan mitigasi yang berpotensi merugikan korporasi.
Sementara Manajer OPI Kilang Plaju, Felix Ficeroy menjelaskan bahwa pemahaman yang utuh mengenai penipuan sangat krusial bagi setiap pejabat agar dapat membentengi diri dan perusahaan dari tindakan yang melanggar hukum serta etika bisnis.
“MCD terkait penipuan ini memberikan dampak yang bagus terkait sosialisasi, sehingga teman-teman tahu apa yang dimaksud dengan penipuan yang memberikan keuntungan pada diri sendiri namun merugikan perusahaan,” jelasnya.
Melalui diskusi yang interaktif, para pekerja diajak untuk membedah berbagai studi kasus agar memahami batas-batas pemaparan secara luar dan dalam.
“Dalam kegiatan ini, teman-teman melakukan diskusi secara interaktif, sehingga mengerti secara luar dan dalam untuk menghindari penipuan. Mudah-mudahan kegiatan MCD ini bisa terus berlanjut untuk tema-tema penting berikutnya,” tambahnya berharap.
Kilang Plaju optimistis dapat terus memproduksi energi terbaik bagi negeri dengan landasan operasional yang aman, handal, serta dikelola secara bersih, transparan, dan terpercaya demi mendukung ketahanan energi nasional.(adi/rp)
