Ogan Komering Ilir, rakyatpembaruan.com —
PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) kembali menegaskan sebagai penggerak pembangunan daerah dengan memperkuat infrastruktur kelistrikan di kawasan tambak udang Desa Bumi Pratama Mandira, Kecamatan Sungai Menang. Penguatan ini menjadi langkah strategis PLN dalam memastikan listrik dan sebagai fondasi peningkatan produktivitas sektor perikanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
Melalui kegiatan bertajuk “Dukungan Produktivitas Tambak Udang melalui Penguatan Infrastruktur Kelistrikan” yang digelar Selasa (17/02), PLN menunjukkan komitmennya menghadirkan sistem kelistrikan yang kuat dan berkelanjutan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Selatan H. Aries Irwan Wahyu, Bupati OKI Muchendi Mahzareki, Kepala Dinas ESDM Provinsi Sumatera Selatan Hendriansyah, jajaran Forkopimda, serta manajemen PLN UID S2JB.

General Manager PLN UID S2JB Adhi Herlambang menegaskan, penguatan infrastruktur kelistrikan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memastikan listrik hadir tidak hanya sebagai layanan, tetapi sebagai pengungkit produktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia menjelaskan bahwa PLN terus menanggapi kebutuhan listrik produktif, termasuk sektor perikanan yang sangat bergantung pada pasokan energi.
Langkah konkretnya, PLN UID S2JB melakukan penguatan sistem kelistrikan melalui pembangunan sembilan unit trafo distribusi yang ditargetkan rampung hingga pertengahan tahun 2026. Penambahan infrastruktur ini akan meningkatkan kebutuhan pasokan listrik, khususnya untuk mendukung operasional kincir udara yang berperan penting dalam menjaga kualitas tambak udara.
“PLN hadir untuk memastikan listrik menjadi penggerak utama bagi sektor produktif masyarakat. Kami memahami usaha tambak udang sangat bergantung pada pasokan listrik yang stabil. Melalui penguatan infrastruktur kelistrikan ini, kami berharap produktivitas meningkat, kualitas hasil panen terjaga, dan daya saing petani semakin kuat hingga menembus pasar nasional maupun ekspor,” ujar Adhi.
Bupati Muchendi Mahzareki menyampaikan bahwa penguatan kelistrikan oleh PLN menjadi faktor penting dalam mendorong Desa Bumi Pratama Mandira menjadi sentra tambak udang yang berdaya saing tinggi.
“Dukungan kelistrikan dari Fondasi PLN menjadi penting dalam peningkatan produktivitas tambak. Ini menjadi harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Gubernur Herman Deru menilai penguatan infrastruktur kelistrikan ini sejalan dengan program Sumsel Go Ekspor dalam mendorong komoditas unggulan daerah menembus pasar global. Ia juga mengapresiasi konsistensi PLN dalam menghadirkan listrik yang andal di kawasan tambak yang sebelumnya bergantung pada genset swadaya dengan biaya operasional tinggi.
“Kolaborasi bersama PLN ini harus dijaga karena infrastruktur kelistrikan menjadi kunci peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Melalui langkah ini, PLN menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan listrik yang andal, berkualitas, dan berkelanjutan sebagai landasan pembangunan ekonomi daerah. Penguatan sistem kelistrikan di Sungai Menang diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas tambak udang, tetapi juga menjadi model pengembangan ekonomi berbasis listrik yang berkelanjutan di Sumatera Selatan.
(Adi/Rp)
