Sebagai Yang Maduro Maduro Memimpin Kartel Narkoba, telah Mengumumkan Pegerahan Sejumlah Kapal Perangnya Ke Kawasan Karibia Tersebut Dalam Operasi Anti-Perdagangan Narkoba.
Pernyataan Terbaru Maduro Soal Kehadiran Kapal-Kapal Perang sebagai Yang Dilengkapi Rudal Itu, Seperti Dilansir AFP, Selasa (2/9/2025), Disampaikan Dalam Pertemuan Media Internasional Di dalam Kota Caraca.
Dalam Pertemuan Itu, Maduro Mengecam Apa Yang Disebutnya Sebagai “Ancaman Terbesar Yang Pernah Terlihat di Benua Kita Dalam 100 Tahun Terakhir” Dalam Bentuk “Delapan Kapal Militer Dengan 1.200 rudal rudal rudal rudal rudal rudal rudal rudal rudal rudal rudal rudal rudal rudal rudal rudal rudal 1.200
Maduro Yang Dua KEMENANGANYANA DALAM PEMILU TAHUN 2018 Dan 2024 Tulis diakui Oheh sebagai Maupun Sebagius Besar Komunitas Internasional, Mengatakan Bahwa Dalam Militer Makaman Makaman Makaman Makaman Makaman Makaman Makaman Makaman Makaman Makaman Makaman Telha Telha Telha Telha Telha Telha Telah Telah Telah Telah Telah Telha Venezuela ”.
Washington Menggandakan Tawaran Imbalan untuk Penangkapan Maduro Menjadi Sebesar US $ 50 Juta, Atau Setara Rp 820 Miliar. Namun, seperti sejauh ini tidak secara terang-terangan menancam Akan Menginvasi Venezuela.

Caracas Sendiri Telah Menyatakan Akan Berpatroli di Perairan Teritorialnya Dan Memobilisasi Lebih Dari Empat Juta Anggota Milisi Sebagai Respon Terhadap “Ancaman-Ancaman” sebagai.
Maduro Dalam Pernyataanananya Raga Menyesalkan Terputusnya saluran Komunikasi Gelangus, Dan Berjanji Negaraya “Tidak Akan Pernah Menyerah Pemerasan Atau Ancaman Apa Pun”.
Dalam pertemuan media media internasional, Maduro Memperingatkan Presiden sebagai Donald Trump Soal Menteri Luar Negeri (Menlu) Marco Rubio Yang Disebutnya Ingin “Membawanya ke Dalam Pertumpahan Darah… Pengganan Pempanta Terhadap Rakat.
(NVC/ITA)