PALEMBANG, rakyatpembaruan.com –
Wali Kota Palembang, Drs. H. Ratu Dewa, M.Si, bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan menghadiri peluncurkan Kedai ADO Presisi secara serentak di 17 kabupaten dan kota di wilayah Sumatera Selatan. Sebanyak 21 kedai telah diresmikan sebagai wadah kolaborasi antara kepolisian dan komunitas pengemudi ojek online (ojol). Kehadiran kedai Ado ini diharapkan menjadi solusi bagi pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan para pengemudi ojek online di Kota Palembang.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa memberikan apresiasi tinggi terhadap dimulainya pembukaan Kedai ADO yang berlokasi di Jalan KH. Wahid Hasyim, Kecamatan Seberang Ulu 1, Kota Palembang ini. Menurutnya, fasilitas ini bukan sekedar tempat berkumpul, melainkan pelayanan yang komprehensif bagi pusat para pengemudi.
”Saya kira ini adalah sesuatu yang sangat baik, pertama karena ada sisi pemberdayaan ekonomi di sana. Kedai ini sangat membantu teman-teman driver online karena menyiapkan bengkel, makanan dengan harga terjangkau, hingga pelayanan kesehatan gratis,” ujar Ratu Dewa usai meninjau fasilitas kedai.

Ratu Dewa berharap tempat ini dapat memupuk rasa solidaritas dan kebersamaan antar sesama pengemudi. Bahkan sebagai bentuk dukungan nyata dari Pemerintah Kota Palembang, Ratu Dewa mengumumkan akan memberikan bantuan berupa 500 SIM gratis bagi para driver online.
Program ini bertujuan agar para pengemudi dapat bekerja dengan rasa aman dan memenuhi aspek legalitas di jalan raya.”Kami ingin mendukung mereka agar lebih termotivasi lagi untuk berkendara sesuai dengan peraturan lalu lintas yang ada,” tegasnya.
Terkait mekanisme teknis pelaksanaan program SIM gratis ini, Ratu Dewa menyatakan telah berkoordinasi langsung dengan pihak Kepolisian.
”Saya sudah berkoordinasi dengan Bapak Kapolrestabes Palembang. Secara teknis teknis nanti pihak Polrestabes yang mengatur, sementara untuk peruntukan pembiayaannya akan disiapkan dari Pemerintah Kota Palembang,” tutup Ratu Dewa.
Sementara itu, Kapolda Sumatera Selatan, Irjen. Pol. Sandi Nugroho menjelaskan bahwa Kedai ADO Presisi Didirikan sebagai tempat silaturahmi antara masyarakat, khususnya pengemudi ojol, dengan pihak Polri.
“Tujuan utamanya adalah menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di lapangan melalui diskusi bersama, Menjaga keamanan dan perdamaian di wilayah “Bumi Sriwijaya” agar tetap kondusif, Menjadikan pengemudi ojek online dan ojek pangkalan sebagai Duta Polri untuk meningkatkan lalu lintas,” ujarnya.
Tak hanya sekedar tempat berkumpul, Kedai ADO Presisi juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang mendukung kebutuhan para pengemudi saat menunggu antrean atau beristirahat, seperti bengkel sederhana untuk servis ringan kendaraan, Tempat cuci kendaraan, Penyediaan makanan dengan harga yang terjangkau, dan Area istirahat yang nyaman bagi pengemudi.
Bahkan dirinya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Palembang karena telah memberikan dukungan nyata bagi komunitas ADO. Mengenai banyaknya pengemudi yang belum memiliki kelengkapan berkendara, Wali Kota Palembang menyatakan akan membantu penyediaan 500 SIM gratis bagi pengemudi ojek online yang tergabung dalam asosiasi di Sumatera Selatan.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengemudi sekaligus memastikan aspek legalitas dan keselamatan berkendara di jalan raya tetap terjaga.
(ferdi/rp)
