Aceh Tamiang, rakyatpembaruan.com—
Seiring warga terdampak bencana mulai terjadi rumah Hunian Danantara (Huntara) di Aceh Tamiang, respon cepat PT PLN (Persero) dalam menyambungkan listrik dan menyiagakan personel di lokasi perumahan menuai penghargaan. Langkah tersebut memastikan warga yang terdampak bencana dapat segera beraktivitas dengan nyaman sejak hari pertama ditempati Huntara.
Sebagai bagian dari langkah tersebut, PLN menyiagakan 60 personel yang khusus melayani kebutuhan kelistrikan Huntara di Aceh Tamiang. Para personel ini bertugas memastikan penyambungan dan pengoperasian listrik berjalan, serta menanggapi kebutuhan listrik warga secara cepat, dengan dukungan infrastruktur kelistrikan yang memadai.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya mengapresiasi gerak cepat dan sinergitas PLN bersama seluruh pihak dalam menyiapkan Huntara agar layak huni bagi masyarakat terdampak bencana.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada tim PLN yang telah bertindak cepat dan bersinergi dengan berbagai pihak, sehingga warga kini dapat menikmati pencahayaan di perumahan sementara mereka,” ujar Bima.
Apresiasi serupa disampaikan Managing Director Stakeholder Management Danantara Indonesia, Rohan Hafas. Ia menilai kehadiran listrik di setiap unit Huntara sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam mendampingi masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor.
“PLN luar biasa, bekerja siang malam untuk instalasi baru ini. Saya beri dua jempol karena jaringan berhasil dipasang kurang dari dua minggu,” ungkap Rohan.
Menyambut hal tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa penyambungan listrik yang cepat serta penempatan personel siaga di Huntara merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjalankan amanat pemerintah melalui program Danantara.
“Sebagai tindak lanjut dari Arah Danantara, PLN menyiapkan sistem kelistrikan sekaligus menugaskan personel yang khusus untuk layanan listrik di Huntara beroperasi Andal sejak awal. Secara paralel di tiga provinsi lokasi Huntara, PLN mendukung penyediaan listrik untuk sekitar 15.000 unit perumahan. Khusus di Aceh Tamiang, layanan listrik disiapkan untuk 600 unit Huntara beserta fasilitas umum yang tersedia,” jelas Darmawan.
General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra menjelaskan bahwa infrastruktur kelistrikan di Huntara Aceh Tamiang telah disiapkan secara fleksibel dan menyesuaikan kebutuhan hunian.
“Sistem kelistrikan di Huntara Aceh Tamiang memiliki daya terpasang sementara sebesar 219 kilovolt ampere (kVA), namun kapasitas yang kami siapkan hingga 600 kVA yang didukung dua unit trafo berkapasitas 250 kVA dan satu trafo 100 kVA. Kami juga telah memasang 59 tiang listrik dan jaringan kabel sepanjang 3.628 meter,” terang Eddi.
Sejalan dengan itu, PLN terus mempercepat pembangunan serta penyambungan jaringan listrik untuk Huntara maupun Rumah Hunian Tetap (Huntap) di berbagai wilayah terdampak bencana, agar setiap hunian yang telah siap dapat segera dimanfaatkan dengan dukungan masyarakat listrik yang andal.
(Adi/Rp)