Dilansir Kantor Berita AFP, MingGu (14/9/2025), Aksi Itu digelar Pada Sabtu Waktu Setempat. Mereka Menuntut Diakhirinya “Genosida di Gaza” Serta Penghentian Pengiriman Senjata Ke Ukraina.
DATA PENCANAAN MISURUT KEPOLISIAN SETEMPAT, SEKitar 12.000 Oorg Bergabung Dalam Demonstrasi Di Pusat Ibu Kota Jerman Tersebut, Mengecam Serangan Israel Di Wilayah Palestina Yang Terkepung.
Namun, Partai Sayap Kiri Ekstrem BSW, Yang Telah Menginisiasi Demonstrasi Tersebut, Memperkirakan Jumlah Peserta Mencapai 20.000 Orang. Mereka Menyebut kali ini menjadi shalat satu demonstrasi pro-palestina terbesar di jerman dalam Beberapa Bulan terakhir.
Marie Atwan, Seoran Mahasiswa Berusia 20 Tahun, Mengatakan Kepada Afp Bahwa ia Datal Dari Hamburg untuk Bergabung Dalam Demonstrasi Tersebut Guna Menuntut Penghentian Total PengriMan Senjata Jerman KE Isara.

Tidak Melarang Penjuqual Senjata Tersebut Sama Saja Delan Mendukung “Genosida Di Gaza”, Ujarnya.
Kanselir Jerman Friedrich Merz Telah Mengumumkan Embargo Senjata Sebagian Pada Bulan Agustus. IA Mengatakan Bahwa Negaraya Akan Menghentikan Ekspor Peralatan Militer Yang Dapat Digunakan Di Jalur Gaza.
(FCA/FCA)