Teheran – Presiden Iran Masoud Pezeshkian yakin perundingan dengan Amerika Serikat (AS) akan berjalan baik. Menurutnya, kesepakatan ini dapat mengembalikan aset beku senilai $6 miliar atau sekitar Rp 106 triliun.
Dilaporkan Al-Jazeera, Minggu (21/6/2026) Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan aset beku senilai $ 6 miliar yang saat ini berada di tangan Qatar akan dikembalikan sebagai bagian dari kesepakatan awal dengan AS untuk mengakhiri perang.
“Semua ketentuan yang tidak menguntungkan menguntungkan kita, dan keberhasilan negosiasi dan negosiasi ini akan terbukti,” kata Presiden Masoud Pezeshkian seperti dikutip kantor berita Tasnim.
Ia mengatakan kepada Presiden Trump, “yang telah melarang kita melakukan banyak hal dalam pidatonya baru-baru ini, menyatakan semua itu sebagai hak rakyat dan bangsa”.

“Dana $6 miliar kita di Qatar akan dikembalikan,” tambahnya.
Pezeshkian juga menyindir Perdana Menteri Israel Netanyahu. Dia mengatakan bahwa Netanyahu akan menjadi “orang pertama yang tidak senang dengan negosiasi” di Swiss.
“Satu-satunya poin Amerika adalah agar kita tidak memiliki bom atom. Ini adalah sesuatu yang juga berulang kali dikatakan oleh pemimpin yang gugur itu, ‘kita tidak menginginkan bom atom,'” kata Pezeshkian.
“Amerika berkata ‘tulis ini dan tanda tangani’ – dan kita menandatanganinya.”
(rdp/knv)
