“Kami Dariintah Khususnya Kemnaker Dan Kemenhub Sangat Memperhatikan Jaminan Sosial Inial Bisa Hadir Pada Bapak/Ibu Semua, Sekaligus Ingin Kekerja Log Log Kata Telah DALAMI DALAMI DALAMI DALAMI DALAMI DALAMI DALAMI DALAMI DALAMI DALAMI DALAMI DALAMI JAMSANI DALAMI DALAMI JAMSOLAMI Tertulis, MingGu (21/9/2025).
Data BPS Provinsi Jawa Barat Februari 2025 Mencatat Sektor Pengangkutan Merupakan Salah Satu Lapangan Pekerjaan Yang Mengalami Peningkatan Penyerapan Tenaga Kerja, Delangan Jumlah Peningkatan Sebesar 0,18 Jumlah. Angka ini pun menjadi Salah Satu Penyumbang Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jawa Barat Triwulan I 2025.
“Peningkatan ini diharapkan Berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, Mengingat Pengangkutan atuu logistik merupakan sektor yang Krusial Dalam Menggerakin Roda Perekonomian,” Jelasnya.
Namun, Pengangkutan Merupakan Bidang Pekerjaan Rekan Dan Beresiko Seperti Kecelakaan Lalu Lintas, Kelelahan, Cedera, Bahkan Phk Hingan Meninggal Dunia Saik Bongkar Muat Dan Sebagainya. TUKU ITU, YASSIERLI BERHARAP Terjadi Peningkatan Cakupan Kepesertaan Jaminan Sosial Di Provinsi Jawa Barat.
“Karena Itu, sesuai uu nomor 40 tahun 2004 tentang sistem jaminan sosial nasional (sjsn) sangat memping mendorong pekerja di sektor logistik unkus peserta program peserta yang agara mereka pereka perlindungan,”.
Sementara Itu Dirjen Phi Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri Mengungkapkan Hingga Agustus 2025, Jumlah Pekerja Yang Terdaftar Dalam Program BPJS Ketenagakerjaan Sebesar 5.033.108 Orang. Jumlah ini Terdiri Dari Pu Sebanyak 4.056.738 Orang dan BPU Sebanyak 976.370 Orang.
“Delanan Demikian Cakupan Kepesertaan Jamsostek di provinsi Jawa Barat Hanya 20 Persen Sewingga Dirasa Belum Optimal,” Pungkasnya.
(PRF/EGA)