Bengkulu, rakyatpembaruan.com –
Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) terus berkomitmen mendukung UMKM agar naik kelas. Melalui Fuel Terminal (FT) Pulau Baai, Pertamina kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menyelenggarakan Pelatihan Pengelolaan Keuangan bagi pelaku UMKM pada Kamis (16/10/2025). Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan usaha dalam mengelola keuangan secara profesional, rapi, dan berkelanjutan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Arief Darmawan, perwakilan Fuel Terminal Pertamina Patra Niaga Pulau Baai dan Nazuro Anur, Lurah Sumber Jaya. Kegiatan tersebut diikuti oleh 7 anggota UMKM binaan Pertamina dan 8 pelaku usaha dari Kelurahan Sumber Jaya serta menghadirkan narasumber yaitu Nunut Lammay Nababan.
Materi pelatihan sangat komprehensif, yang mencakup teknik pembukuan manual dan digital, pentingnya keuangan pribadi dan usaha, serta bagaimana strategi pengelolaan arus kas yang tepat sasaran. Arief Darmawan, dalam Segalanya menegaskan komitmen Pertamina dalam mendukung pemberdayaan dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui peningkatan kapasitas pelaku UMKM.

“Pertamina tidak hanya berkomitmen menjamin penyediaan energi, tetapi terus berupaya menjadi mitra pembangunan ekonomi masyarakat. Melalui program TJSL, kami mendorong pelaku UMKM agar semakin mandiri dan berdaya saing dengan pengelolaan keuangan yang sehat dan diukur,” ujar Arief.
Lurah Sumber Jaya, Nazuro Anur, yang juga antusias mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir memberikan apresiasi tinggi terhadap peran aktif Pertamina dalam mendukung kemajuan UMKM di wilayahnya.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena masih banyak pelaku usaha yang kesulitan mencatat keuangannya. Harapannya, setelah pelatihan ini mereka bisa lebih tertib dan profesional dalam mengelola usaha,” jelas Nazuro.
Sementara itu, Nunut Lammay Nababan selaku narasumber menyuarakan tentang pentingnya literasi keuangan sebagai fondasi utama keberlangsungan usaha.
“Pengelolaan keuangan yang baik bukan hanya sekedar mencatat pemasukan dan pengeluaran, tapi juga merencanakan masa depan usaha. Kami berharap peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam aktivitas bisnisnya,” tutur Nunut.
Senada dengan itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi menegaskan program ini sejalan dengan visi Pertamina dalam memberdayakan ekonomi lokal dan merupakan bagian dari kontribusi Pertamina terhadap pilar ekonomi dalam kerangka Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui pemberdayaan UMKM berkelanjutan.
“Kami optimistis pelatihan ini akan meningkatkan profesionalisme binaan UMKM sehingga mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah,” ujar Rusminto.
Program pelatihan ini secara strategis mendukung pencapaian _Tujuan Pembangunan Berkelanjutan_ (SDGs), khususnya tujuan nomor 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan mendorong profesionalisme dan daya saing UMKM, serta tujuan nomor 17 (Kemitraan untuk tujuan palsu) melalui kerja sama Pertamina, pemerintah dan masyarakat setempat.(Adi/Rp)