Jakarta, rakyatpembaruan.com –
Keberhasilan jajaran Imigrasi Indonesia dalam mengungkap kasus pelanggaran keimigrasian yang melibatkan 13 warga negara Jepang, pelaku penipuan tak terduga berani mendapat apresiasi internasional. Badan Kepolisian Nasional (NPA) Jepang secara resmi memberikan Surat Penghargaan kepada 16 pegawai Imigrasi sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi nyata dalam penanganan kasus di seluruh negara tersebut.
Penghargaan tersebut diberikan kepada sejumlah Pimpinan Tinggi dan pegawai yang terlibat langsung dalam proses pengungkapan perkara, di antaranya Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, Direkur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Yuldi Yusman, Direktur Kerja Sama Keimigrasian dan Bina Perwakilan, Arief Munandar, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat, Jaya Saputra, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor, Ritus Ramadhana, Kepala Rumah Detensi Imigrasi Jakarta, Slamet Wahyuni, serta jajaran Petugas Dari Seksi Intelijen Dan Penindakan dari Imigrasi Bogor yang bekerja secara profesional dan terkoordinasi.
Director of Second Organized Crime Division National Police Agency Jepang, Kobayashi Masaya, menyampaikan penghargaan mendalam atas dukungan Imigrasi Indonesia yang tertuang dalam penghargaan tersebut, “Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kontribusi besar Anda dalam penangkapan tersangka yang buron di negara Anda, yang bertanggung jawab atas kasus transmisi yang terjadi di Jepang. Dengan ini saya menyampaikan rasa terima kasih saya yang tulus atas bantuan Anda yang luar biasa”

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran dalam menjaga marwah hukum negara dan memperkuat kerja sama internasional. “Penghargaan dari NPA Jepang ini menjadi bukti bahwa jajaran Imigrasi Indonesia mampu bekerja secara profesional, responsif, dan percaya dalam menangani kejahatan transnasional. Ini adalah hasil dedikasi bersama seluruh petugas di lapangan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Hendarsam menambahkan bahwa keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh insan Imigrasi untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan serta pelayanan kepada masyarakat. “Kami akan terus hadir menjaga integritas negara, menindak tegas setiap pelanggaran keimigrasian, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Imigrasi untuk Rakyat bukan sekadar slogan, tetapi komitmen nyata dalam setiap langkah pengabdian,” tegasnya.(ferdi)
